KONSULTASI
Logo

75 Peserta Beasiswa SDM BPDP dari Inhu Lulus, APKASINDO Dorong Penambahan Kuota

9 September 2026
AuthorDwi Fatimah
EditorDwi Fatimah
75 Peserta Beasiswa SDM BPDP dari Inhu Lulus, APKASINDO Dorong Penambahan Kuota

sawitsetara.co - INDRAGIRI HULU - Sebanyak 75 peserta asal Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, dinyatakan lulus dalam tahapan seleksi Beasiswa SDM Perkebunan Kelapa Sawit yang diselenggarakan melalui dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Selain itu, sebanyak 40 peserta lainnya masih berstatus sebagai cadangan.

Peserta yang mengikuti proses pendampingan melalui bimbingan belajar (bimbel) yang difasilitasi Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Inhu turut menjadi bagian dari capaian tersebut.

Ketua Pelaksana kegiatan, Juliandi, berharap pendampingan yang dilakukan asosiasi dapat terus diperkuat melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Inhu, khususnya instansi yang berkaitan dengan perkebunan.

“Ke depan kami berharap adanya kerja sama antara pihak asosiasi, dalam hal ini pendampingan atau bimbel, dengan pemerintah daerah melalui instansi terkait,” kata Juliandi.

Juliandi mengatakan, kolaborasi antara asosiasi dan pemerintah daerah diperlukan agar proses pendampingan calon penerima beasiswa dapat berjalan lebih optimal dan memberikan hasil yang lebih baik.

Kabid Perkebunan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Inhu, Mukrowi, S.Sos., mengatakan jumlah peserta yang berhasil lolos pada tahapan seleksi tersebut menjadi salah satu capaian tertinggi dibandingkan kabupaten lainnya.

“Berdasarkan data dari dinas kabupaten, data yang lulus pada tahapan ini sudah tertinggi dibandingkan kabupaten lain. Dari total data terakhir ada 229 peserta yang sudah lulus, meskipun beberapa masih berstatus sebagai cadangan,” ujar Mukrowi.

Mukrowi menjelaskan, dari data yang dihimpun pemerintah daerah, terdapat 229 peserta yang telah dinyatakan lulus dalam tahapan seleksi, dengan sebagian peserta masih berada dalam status cadangan.

DPP

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada APKASINDO Kabupaten Inhu yang telah memberikan pendampingan kepada peserta melalui program bimbingan belajar.

“Dari total 229 peserta tersebut, pihak pemerintah daerah juga mengucapkan terima kasih kepada pihak asosiasi, dalam hal ini APKASINDO Kabupaten Inhu, yang melakukan pendampingan dalam bentuk bimbel sebanyak 103 peserta,” katanya.

Menurut Mukrowi, dukungan APKASINDO melalui pendampingan terhadap 103 peserta menjadi salah satu bentuk kontribusi asosiasi dalam membantu calon penerima beasiswa mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi.

Pemerintah Kabupaten Inhu, lanjutnya, juga akan berupaya meningkatkan kuota penerimaan Beasiswa SDM Perkebunan BPDP bagi daerah tersebut.

“Ke depannya kita akan usahakan untuk meningkatkan kuota penerimaan Beasiswa SDM BPDP tersebut untuk Kabupaten Inhu,” tegas Mukrowi.

Ia berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan asosiasi di tingkat Kabupaten Inhu dapat ditingkatkan, sehingga berbagai program pengembangan sumber daya manusia dan perkebunan dapat dikoordinasikan dengan lebih baik.

Ketua DPD APKASINDO Kabupaten Inhu, Dadik Suprianto, SP., mengatakan pihaknya siap memperjuangkan penambahan kuota Beasiswa SDM Perkebunan melalui koordinasi dengan jajaran DPW dan DPP APKASINDO.

DPP

“Pihak asosiasi akan membantu negosiasi di pusat untuk meningkatkan kuota penerimaan Beasiswa SDM BPDP tersebut melalui DPW dan DPP, sesuai dengan yang diharapkan oleh panitia dan pemerintah daerah Kabupaten Inhu,” ujar Dadik.

Dadik menyebut APKASINDO Kabupaten Inhu akan membawa aspirasi mengenai penambahan kuota tersebut ke tingkat provinsi dan pusat agar peluang masyarakat Inhu mendapatkan beasiswa SDM perkebunan semakin besar.

Selain persoalan kuota, APKASINDO Kabupaten Inhu juga tengah melakukan penjajakan kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendukung program beasiswa SDM BPDP.

“APKASINDO Kabupaten Inhu sudah melakukan negosiasi dan dalam tahapan kepengurusan untuk perguruan tinggi ITB agar bisa menjadi mitra BPDP untuk Beasiswa SDM BPDP,” katanya.

Ia menjelaskan, upaya menjadikan perguruan tinggi sebagai mitra BPDP diharapkan dapat memperluas pilihan pendidikan bagi peserta beasiswa sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit.

Dadik menambahkan, kerja sama antara APKASINDO dan Pemerintah Kabupaten Inhu diharapkan tidak hanya terbatas pada program beasiswa SDM.

“Harapan dari APKASINDO, selain program Beasiswa SDM di BPDP, ada beberapa program yang kami mohonkan untuk dapat dikerjasamakan juga dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Inhu, yaitu Sarpras dan PSR,” pungkasnya.

Selain beasiswa, APKASINDO berharap pemerintah daerah dapat membuka ruang kerja sama dalam program sarana dan prasarana serta Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), sehingga dukungan terhadap petani kelapa sawit di Inhu dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan.

Tags:

Apkasindo RiauAPKASINDOBeasiswa SDM Sawit 2026

Berita Sebelumnya
Harga TBS Sawit Swadaya Riau Naik, Umur 9 Tahun Jadi Rp3.943 per Kg

Harga TBS Sawit Swadaya Riau Naik, Umur 9 Tahun Jadi Rp3.943 per Kg

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya di Provinsi Riau mengalami kenaikan pada periode 9–15 September 2026. Harga tertinggi ditetapkan untuk tanaman umur 9 tahun.

8 September 2026Harga TBS

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *