KONSULTASI
Logo

APKASINDO Gelar Kurban dan Syukuran Bersama Anak Yatim, Sembelih Tiga Ekor Sapi di Pekanbaru

30 Mei 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
APKASINDO Gelar Kurban dan Syukuran Bersama Anak Yatim, Sembelih Tiga Ekor Sapi di Pekanbaru

sawitsetara.co - PEKANBARU — Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP APKASINDO) menggelar kegiatan kurban dan syukuran bersama anak yatim dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat DPW APKASINDO Provinsi Riau, Jalan Arifin Ahmad No. 138 A-B, Kota Pekanbaru, Sabtu (30/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, APKASINDO menyembelih sebanyak tiga ekor sapi kurban yang selanjutnya dagingnya dimasak untuk makan siang bersama serta dibagikan kepada peserta kegiatan, anak-anak yatim, dan karyawan.

Acara yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB itu dihadiri sejumlah tokoh APKASINDO, di antaranya Dewan Pembina DPP APKASINDO Dr. T. Rusli Ahmad, SE., MM, Dewan Pembina DPW APKASINDO Riau Apul Sihombing, SH., MH, dan Wakil Sekretaris Jenderal DPP APKASINDO Dr. Mulyono Aprianto.

Hadir pula Wakil Sekretaris Jenderal DPP APKASINDO Dr. Eko Jaya Siallagan, SP., M.Si., C.APO, Ketua DPW APKASINDO Riau K.H. Suher, serta Wakil Sekretaris DPW APKASINDO Riau Dr. (Cand) Djono Albar Burhan, S.Kom., MMgt (Int. Bus), CC, CL.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anak-anak dari Panti Asuhan Rahmat Hidayatullah yang menjadi bagian penting dari rangkaian syukuran dan kebersamaan yang digelar APKASINDO pada momentum Idul Adha tahun ini.

idul adha

Dalam sambutannya, Dewan Pembina DPP APKASINDO Dr. T. Rusli Ahmad menyampaikan apresiasi terhadap kiprah APKASINDO yang dinilainya telah menjadi rujukan dalam berbagai persoalan petani sawit nasional, mulai dari tata kelola TBS hingga berbagai isu strategis yang dihadapi petani.

“Saya bangga karena APKASINDO hari ini menjadi rujukan berbagai persoalan petani sawit nasional. Berbagai masalah, mulai dari tata kelola TBS hingga persoalan yang dihadapi petani, mampu dijembatani dan diperjuangkan dengan baik,” ujar Rusli Ahmad.

Menurutnya, keberhasilan organisasi juga harus diikuti dengan proses kaderisasi yang kuat. Ia menilai kehadiran generasi muda dalam tubuh APKASINDO menjadi modal penting untuk melanjutkan perjuangan petani sawit di masa depan, khususnya dalam memperjuangkan tata kelola dan harga TBS yang lebih baik.

Rusli juga berharap pemerintah mempercepat realisasi proyek-proyek hilirisasi sawit di daerah sentra produksi seperti Riau. Menurutnya, pembangunan industri hilir akan memberikan nilai tambah sekaligus berdampak positif terhadap peningkatan harga sawit di tingkat petani.

“Kalau minimal satu proyek hilirisasi besar dimulai di Riau tahun ini, saya yakin harga sawit akan ikut terdongkrak. Karena itu, aspirasi ini harus terus kita suarakan kepada Presiden agar hilirisasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” katanya.

Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi industri sawit saat ini semakin kompleks karena datang dari dalam maupun luar negeri. Oleh sebab itu, kebersamaan seluruh pemangku kepentingan dan doa bersama menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor sawit nasional.

idul adha

Sementara itu, Ketua DPW APKASINDO Riau K.H. Suher mengajak seluruh petani sawit untuk tetap optimistis di tengah penurunan harga tandan buah segar (TBS) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, perjuangan untuk mewujudkan harga TBS yang adil dan stabil harus terus dilakukan melalui komunikasi dan sinergi dengan pemerintah serta seluruh pelaku industri sawit.

Ia menegaskan bahwa APKASINDO akan terus mengawal berbagai kebijakan yang berkaitan dengan tata niaga sawit agar tidak merugikan petani. Organisasi tersebut, kata dia, akan memperjuangkan agar harga TBS kembali berada pada level yang memberikan keuntungan layak bagi petani sebagai tulang punggung industri sawit nasional.

“Harga TBS yang stabil merupakan harapan seluruh petani sawit. Karena itu, APKASINDO akan terus berjuang dan menyuarakan kepentingan petani agar kesejahteraan mereka tetap terjaga di tengah berbagai dinamika yang terjadi saat ini,” ujar H. Suher.

Tags:

APKASINDO

Berita Sebelumnya
Daftar Harga TBS Sawit Sumut Periode 27 Mei–2 Juni 2026

Daftar Harga TBS Sawit Sumut Periode 27 Mei–2 Juni 2026

Berdasarkan hasil rapat penetapan harga yang digelar Tim Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Sumatera Utara, harga TBS mengalami penurunan cukup tajam untuk periode 27 Mei hingga 2 Juni 2026.

29 Mei 2026Harga TBS

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *