KONSULTASI
Logo

CPO Bursa Malaysia Bangkit dari Tekanan, Sentimen Ekspor dan Energi Angkat Harga

1 April 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
CPO Bursa Malaysia Bangkit dari Tekanan, Sentimen Ekspor dan Energi Angkat Harga

sawitsetara.co - KUALA LUMPUR — Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives berbalik menguat pada Selasa (31/3/2026) setelah sempat tertekan di awal perdagangan. Kenaikan ini ditopang oleh penguatan harga minyak mentah global dan minyak kedelai, serta kinerja ekspor yang solid.

Trader Iceberg X Sdn Bhd, David Ng, mengatakan kombinasi faktor eksternal dan fundamental domestik mendorong sentimen pasar. “Kami melihat harga didukung di atas RM4.700 per ton dan ada hambatan pada RM4.850 per ton,” ujarnya kepada Bernama.com.

Sawit Setara Default Ad Banner

Pada saat laporan ini ditulis, harga minyak mentah Brent melonjak 4,53 persen menjadi US$117,89 per barel. Kenaikan ini memberi dorongan tambahan bagi pasar minyak nabati, termasuk CPO.

Di penutupan perdagangan, kontrak April 2026 dan Juli 2026 masing-masing naik RM63 menjadi RM4.729 dan RM4.828 per ton. Kontrak Mei 2026 menguat RM49 ke posisi RM4.797 per ton, sementara Juni 2026 naik RM56 menjadi RM4.828 per ton.

Kenaikan juga terjadi pada kontrak jangka lebih panjang. Agustus 2026 naik RM66 ke RM4.806 per ton dan September 2026 bertambah RM65 menjadi RM4.776 per ton.

Aktivitas perdagangan meningkat, dengan volume mencapai 109.419 lot dari sebelumnya 104.052 lot pada Senin. Open interest juga naik menjadi 246.071 kontrak, dibandingkan 242.882 kontrak sebelumnya. Sementara itu, harga fisik CPO untuk April South naik RM50 menjadi RM4.750 per ton.

Sawit Setara Default Ad Banner

Sehari sebelumnya, Senin (30/3/2026), harga CPO juga ditutup menguat. Sentimen positif kala itu dipicu rencana Indonesia mempercepat implementasi program biodiesel B50.

David Ng menyebut kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan permintaan CPO sebagai bahan baku energi. “Kami melihat harga didukung di atas RM4.700 dan menghadapi resistensi harga baru di RM4.850,”katanya.

Pada perdagangan Senin, kontrak April 2026 melonjak RM126 ke RM4.666 per ton, sementara Mei 2026 naik RM137 ke RM4.748 per ton. Kontrak Juni dan September 2026 masing-masing menguat RM141 menjadi RM4.772 dan RM4.711 per ton.

Sawit Setara Default Ad Banner

Kontrak Juli 2026 naik RM145 ke RM4.765 per ton, sedangkan Agustus 2026 bertambah RM143 menjadi RM4.740 per ton. Volume perdagangan pada hari itu tercatat menurun menjadi sekitar 104 ribu lot, dari 119 ribu lot pada Jumat sebelumnya. Namun, open interest tetap meningkat menjadi 242.882 kontrak dari 236.911 kontrak.

Harga fisik CPO April South pada Senin juga naik signifikan, sebesar RM140 menjadi RM4.700 per ton.

Kombinasi dorongan energi global, kebijakan biodiesel, dan performa ekspor kini menjadi penopang utama pergerakan harga CPO di kawasan. Pasar menunggu apakah level resistensi RM4.850 per ton dapat ditembus dalam waktu dekat.

Tags:

CPO

Berita Sebelumnya
April 2026, BK CPO Sebesar USD 148/MT

April 2026, BK CPO Sebesar USD 148/MT

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan (BLU BPDP), atau biasa dikenal sebagai Pungutan Ekspor (PE), periode 1—30 April 2026 sebesar USD 989,63/metric ton (MT). Nilai ini meningkat USD 50,76 atau 5,41 persen dari HR CPO periode 1—31 Maret 2026 yang sebesar USD 938,87/MT.

31 Maret 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *