KONSULTASI
Logo

Jelang Akhir Tahun 2025, INSTIPER Raih Penghargaan Data dan Informasi Dikti Drag

20 Desember 2025
AuthorIbnu
EditorIbnu
Jelang Akhir Tahun 2025, INSTIPER Raih Penghargaan Data dan Informasi Dikti   Drag
HOT NEWS

sawitsetara.co – JAKARTA – Menjelang penutupan tahun 2025, Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta mencatatkan capaian penting di tingkat nasional. Perguruan tinggi swasta yang telah berusia 67 tahun itu meraih bronze winner Anugerah Data dan Informasi, Pelaporan PDDIKTI Terbaik PTS untuk kategori universitas dan institut dengan jumlah mahasiswa kurang dari 10 ribu. Penghargaan tersebut diumumkan dalam ajang Anugerah Dikti Saintek 2025 yang diselenggarakan di Jakarta.

Penghargaan itu menjadi penanda bahwa transformasi tata kelola akademik yang dijalankan INSTIPER mulai menunjukkan hasil. Di tengah persaingan ketat antarperguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia, INSTIPER berhasil menempatkan diri sebagai salah satu institusi dengan pelaporan data pendidikan tinggi yang dinilai paling akurat, tertib, dan konsisten oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Wakil Rektor II Bidang Administrasi, Personalia, dan Keuangan INSTIPER Yogyakarta, Ir. Wiwin Dyah Ully Parwati, MP., hadir mewakili Rektor INSTIPER untuk menerima langsung penghargaan tersebut. Ia menyebut capaian ini sebagai hasil kerja panjang yang kerap luput dari sorotan publik, tetapi menjadi fondasi penting bagi tata kelola perguruan tinggi.

“Pengelolaan data akademik bukan pekerjaan yang tampak di depan, tetapi sangat menentukan kualitas institusi. Penghargaan ini menjadi pengakuan bahwa INSTIPER berada di jalur yang benar,” ujar Wiwin seusai acara penganugerahan.

Penghargaan tersebut terasa istimewa karena datang berdekatan dengan perayaan Dies Natalis ke-67 INSTIPER Yogyakarta. Di usia yang tidak lagi muda, kampus ini justru tengah mendorong pembaruan tata kelola, terutama dalam pengelolaan data dan informasi akademik yang menjadi tulang punggung kebijakan pendidikan tinggi nasional.


Promosi ssco

Kepala Biro Administrasi Akademik (BAA) INSTIPER Yogyakarta, Arum Ambarsari, SP., MP., yang turut hadir dalam acara tersebut, mengaku tidak menyangka institusinya bisa masuk dalam jajaran penerima penghargaan. Menurut dia, persaingan dalam kategori pelaporan PDDIKTI sangat ketat karena melibatkan perguruan tinggi swasta dari seluruh Indonesia dengan beragam skala dan sumber daya.

“Kami senang dan bangga INSTIPER memperoleh bronze winner Anugerah Data dan Informasi, Pelaporan PDDIKTI Terbaik PTS. Sejujurnya kami tidak menyangka bisa masuk kategori, karena saingannya adalah PTS seluruh Indonesia,” kata Arum.

Ia menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas profesionalisme kerja di balik layar, khususnya dalam memastikan data akademik mahasiswa dan institusi dilaporkan secara akurat, konsisten, dan tepat waktu. Bagi INSTIPER, kepatuhan terhadap regulasi pelaporan PDDIKTI bukan semata kewajiban administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga integritas institusi.

“Kami selalu berusaha memenuhi aturan dari Dikti Saintek dalam hal data dan informasi akademik. Pelaporan kami upayakan tepat waktu dan meminimalkan pelanggaran,” ujar Arum.


Promosi ssco

Pelaporan PDDIKTI selama ini kerap dipandang sebagai urusan teknis administratif. Namun dalam praktiknya, data tersebut menjadi dasar bagi berbagai kebijakan strategis pemerintah, mulai dari akreditasi, bantuan pendanaan, hingga perencanaan pendidikan nasional. Kesalahan atau keterlambatan pelaporan dapat berdampak langsung pada reputasi dan keberlangsungan perguruan tinggi.

Arum menambahkan, capaian ini juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi bidang-bidang lain di lingkungan INSTIPER. Dalam Anugerah Dikti Saintek, terdapat berbagai kategori penghargaan yang mencerminkan kinerja institusi secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga riset, inovasi, dan tata kelola.

“Semoga tahun depan INSTIPER bisa memperoleh lebih banyak penghargaan di Anugerah Dikti Saintek. Tentu ini membutuhkan kerja keras dan kerja sama tim agar kinerja perguruan tinggi semakin baik,” kata Arum.

Ia menekankan bahwa penghargaan ini bukan hasil kerja individu, melainkan buah kolaborasi antara Biro Administrasi Akademik dan para admin di tingkat program studi. Konsistensi dalam pencatatan dan pelaporan data mahasiswa menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas data institusi.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *