KONSULTASI
Logo

Jelang Idulfitri Perketat Distribusi Pangan Termasuk Minyak Goreng

6 Maret 2026
AuthorIbnu
EditorIbnu
Jelang Idulfitri Perketat Distribusi Pangan Termasuk Minyak Goreng
HOT NEWS

sawitsetara.co - JAKARTA – Jelang Idul Fitri atau memasuki pertengahan Ramadan 1447H, pemerintah memperketat pengawasan pasokan dan harga pangan, dengan memfokuskan pada minyak goreng (MINYAKITA), daging sapi, daging ayam dan yang merupakan komoditas pangan strategis yang memiliki andil terhadap perkembangan inflasi.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, adanya fluktuasi harga dibeberapa komoditas pangan seperti minyak goreng, daging sapi, daging ayam. Hal ini bukan disebabkan oleh keterbatasan ketersediaan, melainkan indikasi permainan di rantai distribusi. Ia menjelaskan, dari sisi pasokan tidak ada persoalan. Pemerintah telah memastikan ketersediaan pasokan melalui berbagai kebijakan.

Oleh karena itu, Amran menegaskan pemerintah tidak akan menolerir praktik spekulasi harga yang merugikan masyarakat, terutama di momentum Ramadhan dan Idul Fitri. Dia meminta aparat penegak hukum bergerak cepat menindak pelaku yang memanfaatkan momentum Ramadhan untuk meraup keuntungan berlebihan.

“Kami minta satgas pangan, dirkrimsus seluruh Indonesia dengan kasatreskrim seluruh Indonesia, bila perlu langsung segel saja. Gak boleh beri ampun. Ini menyusahkan kita di bulan suci Ramadan,” tegas Amran.


puasa

Terkait MINYAKITA, pemerintah meminta peningkatan penyaluran melalui BUMN pangan hingga di atas 35 persen guna memperkuat distribusi ke masyarakat. Kenaikan harga Minyakita melampaui HET (Harga Eceran Tertinggi) terjadi di tengah fakta bahwa Indonesia merupakan produsen utama minyak sawit dunia. Amran menekankan bahwa penindakan harus menyasar distributor dan pelaku usaha besar yang terbukti melanggar, bukan pedagang kecil.

“Minyak goreng adalah kita produsen terbesar dunia, gak ada alasan. Makanya saya selalu katakan kalau biasanya harga naik karena tidak ada produksi. Sekarang produksi melimpah, harga naik. Itu gak boleh. Tolong diusut distributor dan pabriknya. Segel jika melanggar. Jangan tindak pedagang kecil. Fokus pada pelaku besar yang bermain di tengah,” ujarnya.

Sebagai informasi, sat ini harga MINYAKITA Rp.15.907/liter, turun 0,08 persen dibanding sehari sebelumnya sebesar Rp.15.920/liter. Sedangkan untuk daging sapi mengalami kenaikan 0.26 persen dari Rp.134.941/kg menjadi Rp.135.293/kg. Namun demikian, harga tersebut masih berada dalam rentang Harga Acuan Penjualan (HAP).


puasa

Berita Sebelumnya
PAP Pohon Sawit Dinilai Miskinkan Petani dan Ancam Ketahanan Sosial Keluarga di Riau

PAP Pohon Sawit Dinilai Miskinkan Petani dan Ancam Ketahanan Sosial Keluarga di Riau

Ia mengatakan dampak PAP bisa multiple effect, mulai dari menimbulkan kemiskinan baru struktural sosial, hingga marginalisasi keluarga petani, yang berbuntut pada kesenjangan sosial antara pejabat dengan rakyat.

5 Maret 2026 | Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *