
sawitsetara.co - NUSANTARA — Sejumlah Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) dari berbagai daerah menyambut positif penyelenggaraan International Oil Palm Smallholder (IOPS) Forum 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada 27–29 Agustus 2026.
Ketua DPW APKASINDO Jambi, Haji Kasriwandi, berharap forum internasional tersebut dapat menjadi ruang bagi petani sawit dunia untuk bertukar pengalaman dan memperluas wawasan.
“Berkumpulnya petani sawit dunia, semoga banyak menambah ilmu dan wawasan,” kata Kasriwandi.
Dukungan juga disampaikan Ketua DPW APKASINDO Bangka Belitung, H. Sahurudin. Ia menilai IOPS Forum menjadi momentum bersejarah karena petani sawit dunia untuk pertama kalinya berkumpul menyamakan persepsi mengenai masa depan sawit.
“Patut kita syukuri untuk pertama kalinya petani sawit dunia berkumpul untuk menyamakan persepsi tentang sawit dan masa depan petani sawit seluruh dunia,” ujarnya.
Sementara Ketua DPW APKASINDO Kalimantan Barat, Indra Rustandi, SM, berharap forum tersebut turut mendorong perhatian pemerintah terhadap petani sawit swadaya.
“Harapannya semoga ke depan petani sawit swadaya mendapat perhatian lebih dari pemerintah karena petani swadaya semuanya berusaha sendiri,” kata Indra.
Dari Sumatera Utara, Ketua DPW APKASINDO Ir. Gusdalhari Harahap mengatakan IOPS Forum menjadi kesempatan bagi petani dari berbagai daerah, dari Aceh hingga Papua, untuk bersilaturahmi dan saling bertukar pengalaman.
“Harapannya di acara ini kita selaku perwakilan petani dari seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Aceh sampai Papua bisa bersilaturahmi, bisa berjumpa, bisa berdiskusi, bisa saling bertukar pengalaman,” ujarnya.
Sementara Ketua DPW APKASINDO Papua Albert Yoku berharap forum menghasilkan gagasan dan langkah konkret bagi pengembangan sawit yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.
“Bagi kami di Papua, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan industri kelapa sawit mampu memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat Papua,” katanya.
Adapun Ketua DPW APKASINDO Papua Selatan, Makarius Meki Taman, membawa persoalan petani di wilayah timur Indonesia, termasuk akses terhadap program PSR, sarana-prasarana, pendataan lahan, serta persoalan tanah adat.
“Ini sedikit masukan saya yang memang saya datang dengan seribu harapan dari petani yang ada di Papua Selatan,” kata Makarius.
Beragam aspirasi tersebut menjadi bagian dari semangat petani sawit Indonesia dalam menyambut IOPS Forum 2026. Forum ini juga akan membahas mekanisme harga TBS di Indonesia, Malaysia, Nigeria dan Honduras, serta pengembangan petani berbasis evidence-based approach, teknologi, sertifikasi dan keberlanjutan.
Dari berbagai daerah, para Ketua DPW membawa satu pesan yang sama: IOPS Forum harus menjadi momentum memperkuat persatuan petani dan menghasilkan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani sawit.
Tags:


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *