KONSULTASI
Logo

APKASINDO Aceh Soroti Indeks K dan Potongan Timbangan TBS dalam Rapat Penetapan Harga

31 Januari 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
APKASINDO Aceh Soroti Indeks K dan Potongan Timbangan TBS dalam Rapat Penetapan Harga
HOT NEWS

sawitsetara.co - BANDA ACEH — Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Provinsi Aceh menyoroti sejumlah persoalan krusial dalam rapat penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang digelar pada Rabu (28/1/2026).

Rapat tersebut berlangsung secara hibrid di Ruang Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh serta dirangkai dengan sosialisasi Pedoman Umum (Pedum) Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024.

Ketua DPW APKASINDO Provinsi Aceh, Ir. Netap Ginting, menyampaikan bahwa dalam rapat tersebut pihaknya menekankan pentingnya koreksi terhadap Indeks K yang menjadi salah satu komponen utama dalam penetapan harga TBS di tingkat provinsi.

“Indeks K harus benar-benar dikoreksi agar mencerminkan kondisi riil di lapangan. Selain itu, kami juga menyoroti potongan timbangan TBS di pabrik yang masih berkisar antara 4 hingga 7 persen, dan ini sangat merugikan petani,” ujar Netap Ginting, yang mengikuti rapat secara daring.

Sawit Setara Default Ad Banner

Ia menegaskan, sesuai Permentan Nomor 13 Tahun 2024, potongan timbangan TBS untuk petani sawit swadaya hanya diperbolehkan maksimal 1 persen. Namun dalam praktiknya, ketentuan tersebut dinilai belum sepenuhnya dijalankan oleh sebagian pabrik kelapa sawit (PKS).

APKASINDO Aceh mengapresiasi kenaikan harga crude palm oil (CPO) yang terjadi pada minggu ketiga Januari 2026. Meski demikian, Netap mengungkapkan bahwa kondisi di tingkat petani belum sepenuhnya membaik.

“Kami bersyukur harga CPO naik, tetapi di sisi lain produksi petani justru menurun. Ditambah lagi sulitnya mengangkut hasil panen akibat masih banyak jalan dan jembatan produksi yang rusak. Kondisi ini membuat beban biaya produksi petani semakin meningkat,” jelasnya.

Dalam Pedum Permentan Nomor 13 Tahun 2024 juga diamanatkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pemantau Harga TBS oleh pemerintah provinsi. APKASINDO Aceh menyambut baik kehadiran satgas tersebut dan berharap pengawasan harga sawit dapat berjalan lebih efektif.

“Dengan adanya satgas, kami berharap harga TBS benar-benar terawasi dan tidak ada lagi pihak PKS yang bermain-main dengan harga yang sudah ditetapkan oleh Tim Penetapan Harga Provinsi Aceh. Termasuk soal potongan timbangan yang harus patuh pada regulasi,” tegas Netap.

“Jalan dan jembatan ke sentra produksi rusak akibat banjir bandang dan longsor Aceh Sumatra tanggal 25 November 2025 tahun lalu, mengakibatkan biaya produksi tinggi dan membebani petani,” tambahnya.

Sawit Setara Default Ad Banner

Sementara itu, Pemerintah Aceh melalui Distanbun Aceh telah menetapkan harga TBS kelapa sawit pekebun mitra plasma untuk periode 28 Januari hingga 10 Februari 2026. Penetapan ini berlaku untuk wilayah Aceh Timur dan Aceh Barat, berdasarkan hasil rapat yang mempertimbangkan rendemen, Indeks K, serta harga CPO dan kernel.

Dalam penetapan tersebut, Indeks K ditetapkan sebesar 87,54 persen untuk wilayah Aceh Timur dan 86,80 persen untuk wilayah Aceh Barat. Adapun harga CPO ditetapkan sebesar Rp14.458,01 per kilogram, sementara harga kernel sebesar Rp11.316,54 per kilogram.


Daftar Harga TBS Kelapa Sawit Pekebun Mitra Plasma

Wilayah Aceh Timur (Rp/kg)

Umur 3 tahun: Rp2.458

Umur 4 tahun: Rp2.689

Umur 5 tahun: Rp2.854

Umur 6 tahun: Rp3.003

Umur 7 tahun: Rp3.122

Umur 8 tahun: Rp3.182

Umur 9 tahun: Rp3.207

Umur 10–20 tahun: Rp3.279

Umur 21 tahun: Rp3.156

Umur 22 tahun: Rp3.124

Umur 23 tahun: Rp3.084

Umur 24 tahun: Rp3.037

Umur 25 tahun: Rp2.982


Wilayah Aceh Barat (Rp/kg)

Umur 3 tahun: Rp2.438

Umur 4 tahun: Rp2.667

Umur 5 tahun: Rp2.830

Umur 6 tahun: Rp2.978

Umur 7 tahun: Rp3.095

Umur 8 tahun: Rp3.155

Umur 9 tahun: Rp3.180

Umur 10–20 tahun: Rp3.251

Umur 21 tahun: Rp3.129

Umur 22 tahun: Rp3.098

Umur 23 tahun: Rp3.058

Umur 24 tahun: Rp3.011

Umur 25 tahun: Rp2.957.

Tags:

APKASINDO Aceh

Berita Sebelumnya
Cetak SDM Sawit, BPDP Bersama Hai Sawit Gelar Sawit Academy di UNDIP

Cetak SDM Sawit, BPDP Bersama Hai Sawit Gelar Sawit Academy di UNDIP

BPDP Bersama Hai Sawit Gelar Sawit Academy di UNDIP. Kegiatan ini dilakukan agar mahasiswa tidak hanya mendapat wawasan akademis, tetapi juga pengalaman praktis yang bermanfaat bagi masa depan mereka. Sawit adalah salah satu sektor strategis bangsa, dan generasi muda harus disiapkan untuk menjadi motor penggerak hilirisasi dan inovasi di dalamnya.

| Edukasi

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *