KONSULTASI
Logo

Harga TBS Sawit di Sulawesi Tenggara Periode II November 2025 Ditetapkan Rp 3.132/Kg

25 November 2025
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Harga TBS Sawit di Sulawesi Tenggara Periode II November 2025 Ditetapkan Rp 3.132/Kg
HOT NEWS

sawitsetara.co - KENDARI - Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara telah menetapkan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk periode II November 2025.

Keputusan ini tertuang dalam surat keputusan yang ditetapkan pada Jumat (21/11/2025) dan ditujukan kepada seluruh pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) di wilayah Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan dokumen tersebut, harga Crude Palm Oil (CPO) ditetapkan sebesar Rp 13.788,00 per kilogram, sementara harga kernel (inti sawit) adalah Rp 11.737,00 per kilogram.

Idul Fitri

Faktor K (K(P-1)) yang digunakan dalam perhitungan harga TBS adalah 89,23%. Faktor ini merupakan konstanta yang digunakan untuk menyesuaikan harga TBS berdasarkan kualitas dan umur tanaman.

Daftar Harga TBS untuk Pekebun Mitra Plasma

Berikut adalah daftar harga TBS untuk pekebun mitra plasma berdasarkan umur tanaman:

Idul Fitri

Umur 3 tahun: Rp 2.702/Kg

Umur 4 tahun: Rp 2.815/Kg

Umur 5 tahun: Rp 2.861/Kg

Umur 6 tahun: Rp 2.980/Kg

Umur 7 tahun: Rp 3.048/Kg

Umur 8 tahun: Rp 3.136/Kg

Umur 9 tahun: Rp 3.156/Kg

Umur 10-20 tahun: Rp 3.132/Kg

Umur 21 tahun: Rp 3.098/Kg

Umur 22 tahun: Rp 3.044/Kg

Umur 23 tahun: Rp 2.998/Kg

Umur 24 tahun: Rp 2.953/Kg

Umur 25 tahun: Rp 2.962/Kg

Idul Fitri

Daftar Harga TBS Pekebun Mitra Swadaya

Berikut adalah daftar harga TBS untuk pekebun mitra swadaya berdasarkan persentase Tenera Dura:

100% Tenera, 0% Dura: Rp 2.862/Kg

90% Tenera, 10% Dura: Rp 2.842/Kg

80% Tenera, 20% Dura: Rp 2.821/Kg

70% Tenera, 30% Dura: Rp 2.801/Kg

60% Tenera, 40% Dura: Rp 2.783/Kg

50% Tenera, 50% Dura: Rp 2.762/Kg

40% Tenera, 60% Dura: Rp 2.742/Kg.

Tags:

harga TBS

Berita Sebelumnya
Porsi Ekspor Sawit Akan Menurun Seiring Peningkatan Penggunaan Domestik

Porsi Ekspor Sawit Akan Menurun Seiring Peningkatan Penggunaan Domestik

Industri minyak sawit Indonesia diperkirakan akan mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Myrdal Gunarto, Global Market Economist Maybank Indonesia, mengemukakan bahwa meskipun sawit tetap menjadi penopang ekspor, porsi ekspor akan menurun seiring dengan peningkatan penggunaan domestik.

24 November 2025Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *