KONSULTASI
Logo

Harga TBS Sawit Jambi Periode 24–30 April 2026 Turun, Usia Produktif Terkoreksi Rp64,30/Kg

23 April 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Harga TBS Sawit Jambi Periode 24–30 April 2026 Turun, Usia Produktif Terkoreksi Rp64,30/Kg

sawitsetara.co - JAMBI — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi untuk periode 24 hingga 30 April 2026 mengalami penurunan, terutama pada kelompok umur produktif 10–20 tahun.

Berdasarkan hasil penetapan, harga TBS untuk usia tersebut ditetapkan sebesar Rp3.894,43 per kilogram, atau turun Rp64,30/kg dibandingkan periode sebelumnya.

Penurunan ini mencerminkan adanya tekanan pada komponen pembentuk harga, meskipun harga produk turunan seperti crude palm oil (CPO) dan kernel masih berada pada level yang relatif tinggi.

Sawit Setara Default Ad Banner

Untuk periode ini, harga CPO ditetapkan sebesar Rp14.912,11 per kilogram dan kernel Rp15.825,50 per kilogram, dengan indeks “K” sebesar 95,02 persen.

Secara keseluruhan, harga TBS di berbagai kelompok umur menunjukkan variasi, dengan tren meningkat seiring bertambahnya usia tanaman hingga puncaknya pada umur 10–20 tahun, sebelum kembali menurun pada usia di atasnya.

Sawit Setara Default Ad Banner

Berikut rincian harga TBS sawit Provinsi Jambi periode 24–30 April 2026

Umur 3 tahun: Rp3.014,23/kg

Umur 4 tahun: Rp3.244,41/kg

Umur 5 tahun: Rp3.391,65/kg

Umur 6 tahun: Rp3.531,81/kg

Umur 7 tahun: Rp3.620,61/kg

Umur 8 tahun: Rp3.699,93/kg

Umur 9 tahun: Rp3.771,30/kg

Umur 10–20 tahun: Rp3.894,43/kg

Umur 21–24 tahun: Rp3.782,06/kg

Umur 25 tahun: Rp3.617,35/kg.

Tags:

harga TBS

Berita Sebelumnya
Naiknya Harga MINYAKITA Bukan Soal Pasokan, Tapi Distribusi

Naiknya Harga MINYAKITA Bukan Soal Pasokan, Tapi Distribusi

Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy menegaskan, tidak ada alasan apa pun termasuk faktor global yang membenarkan bagi pelaku usaha untuk menaikkan harga di HET Rp15.700/liter. “Produksi cukup, bahan baku aman. Jadi kalau harga naik, itu bukan soal pasokan, tapi soal distribusi yang tidak dikendalikan. Ini tidak bisa dibiarkan,” ungkap Sarwo.

22 April 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *