KONSULTASI
Logo

APKASINDO Bantah Klaim DPRD Perjuangkan Beasiswa SDM Sawit di Politeknik Jambi

24 April 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
APKASINDO Bantah Klaim DPRD Perjuangkan Beasiswa SDM Sawit di Politeknik Jambi

sawitsetara.co - JAMBI — Upaya menghadirkan beasiswa bagi anak-anak petani kelapa sawit di Jambi memunculkan dinamika baru. Sebelumnya, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Merangin Ahmad Fahmi menyampaikan menggandeng Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) untuk membuka akses beasiswa berbasis dana sawit di Politeknik Jambi.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini, Kamis (23/04/2026), bersama Ketua APKASINDO Provinsi Jambi, kami berkoordinasi dengan kampus Politeknik Jambi untuk memperjuangkan beasiswa di kampus tersebut,” kata Ahmad Fahmi.

Sawit Setara Default Ad Banner

Namun, APKASINDO menolak klaim tersebut. Ketua DPD APKASINDO Merangin, Joko Wahyono, menegaskan bahwa kerja sama beasiswa SDM Sawit dengan Politeknik Jambi sudah terjalin melalui nota kesepahaman (MoU) resmi murni lewat APKASINDO.

“Perlu kami luruskan, APKASINDO sudah MoU dengan Politeknik Jambi terkait beasiswa sawit. Jadi bukan baru sekarang baru dibangun. Program ini sudah kami rintis dan kawal sejak awal,” tegas Joko kepada sawitsetara.co, Jumat (24/4/2026).

Ia menekankan bahwa APKASINDO selama ini konsisten memperjuangkan akses pendidikan bagi anak-anak petani sawit, termasuk menjalin komunikasi dengan berbagai pihak hingga ke Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Sawit Setara Default Ad Banner

Menurutnya, pihak manapun yang ingin berkontribusi dalam pengembangan pendidikan bagi anak petani sawit tetap terbuka untuk berkolaborasi. Namun harus dilakukan tanpa tumpang tindih terhadap program yang telah berjalan dan adanya niat tersembunyi.

“Kalau ingin merekrut atau mengembangkan program, silakan gandeng kampus lain. Kami siap mendukung, membantu mediasi, bahkan mengawal sampai ke BPDPKS," katanya.

Joko juga menegaskan bahwa APKASINDO telah menggandeng berbagai pihak dalam memperjuangkan beasiswa sawit, sehingga sinergi yang dibangun seharusnya memperkuat, bukan mengambil alih peran yang sudah ada.

“APKASINDO sudah menggandeng semua pihak. Tinggal bagaimana kita bersama-sama memperkuat, bukan berjalan sendiri-sendiri,” tambahnya.

Sawit Setara Default Ad Banner

Dengan adanya klarifikasi ini, APKASINDO berharap tidak terjadi kesalahpahaman di tengah publik terkait peran masing-masing pihak dalam memperjuangkan beasiswa bagi anak-anak petani sawit. Terutama upaya politisasi atau kampanye terselubung untuk menarik perhatian masyarakat.

Fokus utama, menurut mereka, tetap pada bagaimana program ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi generasi penerus petani sawit.


Berita Sebelumnya
B50 dalam Kerangka Ketahanan Energi dan Pangan

B50 dalam Kerangka Ketahanan Energi dan Pangan

Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), penggunaan bibit unggul, pemupukan tepat, dan perbaikan praktik budidaya menjadi kunci. hilirisasi.

23 April 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *