KONSULTASI
Logo

Harga CPO Menguat di Bursa Malaysia, Ditopang Lonjakan Minyak Mentah

6 Maret 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorHendrik Khoirul
Harga CPO Menguat di Bursa Malaysia, Ditopang Lonjakan Minyak Mentah

sawitsetara.co - KUALA LUMPUR — Harga kontrak berjangka crude palm oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives menutup perdagangan dengan penguatan pada Kamis (5/2/2026).

Kenaikan ini terjadi seiring melonjaknya harga minyak mentah dunia di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Penguatan minyak mentah tersebut ikut mendorong sentimen positif di pasar minyak nabati, termasuk minyak sawit. Trader proprietary Iceberg X Sdn Bhd, David Ng, mengatakan reli harga minyak mentah memberi dukungan langsung terhadap pergerakan harga CPO.

“Untuk saat ini harga CPO diperkirakan memiliki level penopang di atas RM4.150 per ton dengan batas resistensi di sekitar RM4.300 per ton,” ujarnya kepada Bernama.com.

Puasa

Selain faktor energi, pasar juga mendapat dorongan dari pergerakan minyak nabati lainnya. Analis senior Fastmarkets Palm Oil Analytics, Sathia Varqa, menilai kenaikan harga minyak kedelai di pasar global turut membantu mengangkat harga minyak sawit.

Menurut dia, sentimen pasar juga dipengaruhi ekspektasi penurunan stok minyak sawit Malaysia pada akhir Februari. Optimisme terhadap berkurangnya persediaan tersebut memperkuat tren kenaikan harga.

Pada penutupan perdagangan, kontrak Maret 2026 dan April 2026 masing-masing naik RM25 menjadi RM4.096 dan RM4.180 per ton. Kontrak Mei 2026 meningkat RM28 menjadi RM4.207 per ton.

Puasa

Sementara itu kontrak Juni 2026 dan Juli 2026 sama-sama menguat RM29 menjadi RM4.218 dan RM4.217 per ton. Adapun kontrak Agustus 2026 bertambah RM28 menjadi RM4.208 per ton.

Aktivitas perdagangan juga meningkat tajam. Volume transaksi tercatat mencapai 127.102 lot, naik dari 76.192 lot pada hari sebelumnya. Meski demikian, posisi open interest turun menjadi 218.820 kontrak dari sebelumnya 221.298 kontrak.

Di pasar fisik, harga CPO untuk wilayah South bagi pengiriman Maret ikut terkerek naik RM20 menjadi RM4.120 per ton.

Tags:

CPO

Berita Sebelumnya
PAP Pohon Sawit Dinilai Miskinkan Petani dan Ancam Ketahanan Sosial Keluarga di Riau

PAP Pohon Sawit Dinilai Miskinkan Petani dan Ancam Ketahanan Sosial Keluarga di Riau

Ia mengatakan dampak PAP bisa multiple effect, mulai dari menimbulkan kemiskinan baru struktural sosial, hingga marginalisasi keluarga petani, yang berbuntut pada kesenjangan sosial antara pejabat dengan rakyat.

5 Maret 2026 | Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *