
sawitsetara.co - ACEH - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Aceh ditetapkan relatif stabil dengan tren tinggi pada periode 26 Maret hingga 7 April 2026. Kondisi ini terjadi seiring masih kuatnya harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global yang turut menopang harga di tingkat petani.
Tim penetapan harga TBS Aceh menetapkan bahwa harga sawit untuk tanaman usia produktif 10 hingga 20 tahun berada di level tertinggi, yakni Rp3.600 per kilogram untuk wilayah timur dan Rp3.557 per kilogram untuk wilayah barat. Angka ini mencerminkan performa optimal tanaman pada usia puncak produksi.
Secara umum, harga TBS di Aceh ditentukan berdasarkan umur tanaman dan tingkat rendemen. Tanaman dengan usia produktif dan rendemen tinggi cenderung memiliki harga lebih baik dibandingkan tanaman muda maupun yang sudah melewati masa optimal produksi.
Untuk periode ini, harga crude palm oil (CPO) ditetapkan sebesar Rp15.400,15 per kilogram dan harga kernel sebesar Rp14.023,40 per kilogram. Sementara itu, indeks K tercatat sebesar 87,99 persen untuk wilayah timur dan 86,93 persen untuk wilayah barat.
Berdasarkan data Dinas Perkebunan Aceh, berikut rincian harga TBS berdasarkan umur tanaman dan wilayah:
Umur 3 tahun: Rp2.701/kg (timur) dan Rp2.669/kg (barat)
Umur 4 tahun: Rp2.958/kg (timur) dan Rp2.923/kg (barat)
Umur 5 tahun: Rp3.138/kg (timur) dan Rp3.100/kg (barat)
Umur 6 tahun: Rp3.299/kg (timur) dan Rp3.259/kg (barat)
Umur 7 tahun: Rp3.428/kg (timur) dan Rp3.387/kg (barat)
Umur 8 tahun: Rp3.494/kg (timur) dan Rp3.452/kg (barat)
Umur 9 tahun: Rp3.521/kg (timur) dan Rp3.479/kg (barat)
Umur 10–20 tahun: Rp3.600/kg (timur) dan Rp3.557/kg (barat)
Umur 21 tahun: Rp3.467/kg (timur) dan Rp3.425/kg (barat)
Umur 22 tahun: Rp3.432/kg (timur) dan Rp3.391/kg (barat)
Umur 23 tahun: Rp3.389/kg (timur) dan Rp3.348/kg (barat)
Umur 24 tahun: Rp3.338/kg (timur) dan Rp3.298/kg (barat)
Umur 25 tahun: Rp3.279/kg (timur) dan Rp3.239/kg (barat)
Selain itu, untuk pekebun mitra swadaya, harga TBS juga ditentukan berdasarkan komposisi buah Tenera dan Dura. Harga tertinggi berada pada komposisi 100 persen Tenera sebesar Rp3.303/kg (timur) dan Rp3.264/kg (barat), sedangkan komposisi 40 persen Tenera dan 60 persen Dura berada di level Rp3.182/kg (timur) dan Rp3.143/kg (barat).
Dengan harga yang masih berada di level kompetitif ini, diharapkan mampu menjaga stabilitas pendapatan petani sawit di Aceh, baik dari sektor kemitraan plasma maupun swadaya di tengah dinamika pasar global yang masih berfluktuasi.
Tags:


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *