
sawitsetara.co - SAMARINDA — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur kembali menanjak untuk periode II-Februari 2026 (16-28 Februari 2026).
Kenaikan terjadi pada seluruh kelompok umur tanaman, memberi angin segar bagi pekebun—terutama petani plasma yang bermitra dengan pabrik.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir, menyebut penguatan harga dipicu naiknya harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global serta peningkatan permintaan.
“Harga rata-rata tertimbang CPO periode ini ditetapkan sebesar Rp14.226,60 per kilogram, sedangkan kernel Rp11.781,78 per kilogram,” ujar Muzakkir dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).
Tim penetapan harga mencatat TBS umur muda hingga produktif mengalami kenaikan berjenjang. Menurut Muzakkir, harga tersebut berlaku bagi petani yang telah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit di Kaltim.
Skema kemitraan dinilai krusial untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan menekan praktik permainan harga oleh tengkulak.
“Kerja sama kelompok tani dengan pabrik diharapkan meminimalkan distorsi harga, sehingga standar harga TBS benar-benar dirasakan petani dan berdampak pada kesejahteraan,” katanya.
Pemerintah daerah memastikan pemantauan harga dilakukan berkala demi transparansi dan kepastian usaha.
Daftar Harga TBS Kelapa Sawit Kaltim (per kg):
Umur 3 tahun: Rp2.863,67
Umur 4 tahun: Rp3.053,00
Umur 5 tahun: Rp3.072,29
Umur 6 tahun: Rp3.105,58
Umur 7 tahun: Rp3.124,51
Umur 8 tahun: Rp3.147,84
Umur 9 tahun: Rp3.214,81
Umur >10 tahun: Rp3.252,50.
Tags:


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *