
sawitsetara.co - PALEMBANG – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) kembali menggelar Andalas Forum VI yang dijadwalkan berlangsung pada 16–17 April 2026 di Hotel Aryaduta Palembang. Kegiatan ini akan menghadirkan rangkaian seminar dan pameran yang mempertemukan pelaku industri, akademisi, hingga pemangku kepentingan sektor sawit.
Agenda tahun GAPKI se-Sumatera ini mengusung tema “Sawit Indonesia: Sinergi untuk Tata Kelola, Pertumbuhan Ekonomi dan Berkelanjutan”. Forum ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk merespons berbagai tantangan industri sawit nasional.
Ketua GAPKI Sumatera Selatan, Alex Sugiarto, menegaskan kesiapan pihaknya dalam menyukseskan agenda tersebut.
“Kami siap menyukseskan penyelenggaraan Andalas Forum VI di tahun ini. Rangkaian kegiatan Andalas Forum VI terdiri dari seminar dan pameran,” ujarnya.

Dalam forum ini, sejumlah isu strategis akan menjadi fokus pembahasan. Mulai dari arah kebijakan dan strategi sektor sawit Indonesia dalam menyeimbangkan kepentingan energi, pangan, hingga tuntutan keberlanjutan global. Selain itu, kontribusi nyata industri sawit juga akan diangkat, terutama di tengah derasnya kampanye negatif terhadap sawit Indonesia di pasar internasional.
Alex menjelaskan, forum ini juga akan membahas posisi dan penerimaan standar Indonesian Palm Oil Sustainability dalam menghadapi tuntutan global. Tak hanya itu, inovasi teknologi dalam rantai pasok sawit juga menjadi perhatian utama guna mendorong efisiensi dan keberlanjutan industri.
“Seminar akan mengangkat topik dari beberapa isu seperti arah kebijakan dan strategi navigasi sektor sawit Indonesia dalam menyeimbangkan kepentingan energi, pangan dan keberlanjutan global,” jelasnya.

Lebih jauh, Andalas Forum VI dirancang sebagai wadah berbagi pengetahuan, informasi, dan pengalaman antar pelaku industri. Forum ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara anggota GAPKI dan berbagai stakeholder dalam mendorong penerapan tata kelola industri sawit yang berkelanjutan.
Selain fungsi diskusi, kegiatan ini juga memiliki nilai strategis sebagai ajang promosi dan komunikasi antar mitra industri. Melalui pameran yang digelar, pelaku usaha diharapkan dapat memperluas jejaring sekaligus memperkenalkan inovasi dan produk unggulan di sektor kelapa sawit.



Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *