KONSULTASI
Logo

Beasiswa SDM Sawit 2026 Segera Dibuka, Ini Persyaratan Lengkapnya

27 Februari 2026
AuthorDwi Fatimah
EditorDwi Fatimah
Beasiswa SDM Sawit 2026 Segera Dibuka, Ini Persyaratan Lengkapnya
HOT NEWS

sawitsetara.co - Program Beasiswa SDM Sawit 2026 akan segera dibuka. Program ini merupakan pengembangan sumber daya manusia di bidang perkebunan kelapa sawit yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan di bawah Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Program Beasiswa SDM Sawit merupakan bagian dari upaya strategis nasional dalam memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui pendidikan tinggi vokasi dan akademik, program ini dirancang untuk mencetak generasi muda yang siap berkontribusi dalam pengelolaan industri sawit yang modern, produktif, dan berkelanjutan.

Program ini terbuka bagi berbagai latar belakang yang memiliki keterkaitan dengan sektor perkebunan kelapa sawit. Berikut persyaratan lengkap berdasarkan masing-masing jalur pendaftaran:

Sawit Setara Default Ad Banner

1. Pekebun dan Keluarga Pekebun Kelapa Sawit

Persyaratan:

• Pas foto 4x6 dengan latar belakang biru dengan pakaian rapi dan formal;

• Usia maksimal 23 tahun;

• Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan domisili;

• Kartu Keluarga (KK);

• Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir;

• Surat Keterangan Sehat dari fasilitas kesehatan yang ditandatangani oleh dokter;

• Surat keterangan hasil tes buta warna dari fasilitas kesehatan yang ditandatangani oleh dokter;

• Keterangan lulus berupa:

• ijazah/surat keterangan lulus (SKL) dan rapor/laporan hasil penilaian siswa/laporan akhir sekolah bagi yang telah lulus pendidikan menengah dari Semester I (satu) sampai V (lima) dengan nilai rata-rata sama atau lebih besar dari 7 (tujuh). Bagi peserta dari daerah di wilayah Papua dan di wilayah Nusa Tenggara, daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan), daerah perbatasan dengan nilai rata-rata sama atau lebih besar dari 6 (enam) dari semester I (satu) sampai semester V (lima); atau

• ijazah dan transkrip nilai bagi yang telah lulus pendidikan tinggi dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sama atau lebih besar dari 2,75. Bagi peserta dari daerah di wilayah Papua dan di wilayah Nusa Tenggara, daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan), daerah perbatasan dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sama atau lebih besar dari 2,50;

• Legalitas lahan berupa sertipikat hak milik, surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah (Format Terlampir), dasar penguasaan tanah, surat keterangan tanah (SKT), sporadik, girik (letter c), akte jual beli (AJB), legalitas lahan lainnya yang diakui keberadaannya, atau STD-B;

• Dalam hal sertipikat hak milik berbeda dengan identitas Pekebun, dilengkapi dengan surat keterangan dari kepala desa atau yang disebut nama lain (Format Terlampir);

• Pernyataan sebagai Pekebun dan memiliki lahan kebun kelapa sawit bermaterai (Format Terlampir);

• Pernyataan izin mengikuti pendidikan dari orang tua/wali bagi calon penerima yang belum menikah atau suami/isteri bagi calon penerima yang telah menikah (Format Terlampir);

• Pernyataan bahwa calon penerima beasiswa tidak sedang menempuh perkuliahan (Format Terlampir);

• Pernyataan bersedia mengelola kelembagaan Pekebun sendiri/kelembagaan Pekebun lain atau bekerja pada industri perkelapasawitan atau menjadi Penyuluh atau petugas pendamping setelah menyelesaikan pendidikan beasiswa (Format Terlampir);

• Pernyataan bersedia tidak dapat mengikuti proses pendaftaran pada periode berikutnya apabila calon penerima beasiswa telah dinyatakan diterima kemudian mengundurkan diri (Format Terlampir);

• Keterangan tidak mampu secara ekonomi dari kepala desa atau yang disebut nama lain jika calon penerima tidak mampu secara ekonomi.

Sawit Setara Default Ad Banner

2. Karyawan/Pekerja pada Usaha Perkebunan Kelapa Sawit

Persyaratan:

• Pas foto 4x6 dengan latar belakang biru dengan pakaian rapi dan formal;

• Usia maksimal 23 tahun;

• Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan domisili;

• Kartu Keluarga (KK);

• Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir;

• Surat Keterangan Sehat dari fasilitas kesehatan yang ditandatangani oleh dokter;

• Surat keterangan hasil tes buta warna dari fasilitas kesehatan yang ditandatangani oleh dokter;

• Keterangan lulus berupa:

• Ijazah/surat keterangan lulus (SKL) dan rapor/laporan hasil penilaian siswa/laporan akhir sekolah bagi yang telah lulus pendidikan menengah dari Semester I (satu) sampai V (lima) dengan nilai rata-rata sama atau lebih besar dari 7 (tujuh). Bagi peserta dari daerah di wilayah Papua dan di wilayah Nusa Tenggara, daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan), daerah perbatasan dengan nilai rata-rata sama atau lebih besar dari 6 (enam) dari semester I (satu) sampai semester V (lima); atau

• Ijazah dan transkrip nilai bagi yang telah lulus pendidikan tinggi dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sama atau lebih besar dari 2,75. Bagi peserta dari daerah di wilayah Papua dan di wilayah Nusa Tenggara, daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan), daerah perbatasan dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sama atau lebih besar dari 2,50;

• Surat keterangan bekerja dari pemilik usaha/pemberi kerja/pimpinan unit/atasan langsung yang menyatakan bahwa yang bersangkutan telah bekerja minimal selama 2 tahun (Format Terlampir); dan

• Surat izin/tugas belajar dari pemilik usaha/pemberi kerja/pimpinan unit, untuk karyawan/pekerja tetap (Format Terlampir); atau

• Surat keterangan bekerja dari pemilik usaha/pemberi kerja/pimpinan unit dan diketahui oleh kepala desa atau yang disebut nama lain yang menyatakan bahwa yang bersangkutan telah bekerja minimal selama 2 tahun (Format Terlampir) untuk karyawan/pekerja dengan upah harian/borongan.

• Pernyataan izin mengikuti pendidikan dari orang tua/wali bagi calon penerima yang belum menikah atau suami/isteri bagi calon penerima yang telah menikah (Format Terlampir);

• Pernyataan bahwa calon penerima beasiswa tidak sedang menempuh perkuliahan (Format Terlampir);

• Pernyataan bersedia mengelola kelembagaan Pekebun sendiri/kelembagaan Pekebun lain atau bekerja pada industri perkelapasawitan atau menjadi Penyuluh atau petugas pendamping setelah menyelesaikan pendidikan beasiswa (Format Terlampir);

• Pernyataan bersedia tidak dapat mengikuti proses pendaftaran pada periode berikutnya apabila calon penerima beasiswa telah dinyatakan diterima kemudian mengundurkan diri (Format Terlampir);

• Keterangan tidak mampu secara ekonomi dari kepala desa atau yang disebut nama lain jika calon penerima tidak mampu secara ekonomi.

Sawit Setara Default Ad Banner

3. Keluarga Karyawan/Pekerja pada Usaha Perkebunan Kelapa Sawit

Persyaratan:

• Pas foto 4x6 dengan latar belakang biru dengan pakaian rapi dan formal;

• Usia maksimal 23 tahun (Per 16 Juni 2025);

• Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan domisili;

• Kartu Keluarga (KK);

• Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir;

• Surat Keterangan Sehat dari fasilitas kesehatan yang ditandatangani oleh dokter;

• Surat keterangan hasil tes buta warna dari fasilitas kesehatan yang ditandatangani oleh dokter;

• Keterangan lulus berupa:

• Ijazah/surat keterangan lulus (SKL) dan rapor/laporan hasil penilaian siswa/laporan akhir sekolah dari Semester I sampai V dengan nilai rata-rata ≥ 7 (atau ≥ 6 untuk Papua, Nusa Tenggara, 3T, perbatasan); atau

• Ijazah dan transkrip nilai dengan IPK ≥ 2,75 (atau ≥ 2,50 untuk Papua, Nusa Tenggara, 3T, perbatasan);

• Surat keterangan bekerja orang tua/suami/isteri minimal 2 tahun (Format Terlampir) sesuai status tetap atau harian/borongan;

• Pernyataan izin mengikuti pendidikan;

• Pernyataan tidak sedang kuliah;

• Pernyataan kesediaan berkontribusi di sektor sawit setelah lulus;

• Pernyataan tidak mendaftar ulang jika mengundurkan diri;

• Keterangan tidak mampu secara ekonomi jika diperlukan.


4. Pengurus Kelembagaan Pekebun Kelapa Sawit

Persyaratan:

• Pas foto 4x6 latar biru;

• Usia maksimal 23 tahun (Per 16 Juni 2025);

• Dokumen identitas lengkap;

• Surat sehat dan tidak buta warna;

• Persyaratan akademik sama seperti kategori sebelumnya;

• Penetapan/keputusan legalitas pengurus kelembagaan Pekebun Kelapa Sawit yang telah duduk paling sedikit selama 2 tahun;

• Seluruh surat pernyataan sebagaimana dipersyaratkan;

• Keterangan tidak mampu secara ekonomi jika diperlukan.

Sawit Setara Default Ad Banner

5. Pengurus Asosiasi Pekebun Kelapa Sawit

Persyaratan:

• Pas foto 4x6 latar biru;

• Usia maksimal 23 tahun (Per 16 Juni 2025);

• Dokumen identitas lengkap;

• Surat sehat dan tidak buta warna;

• Persyaratan akademik sama;

• Penetapan/keputusan legalitas pengurus asosiasi Pekebun Kelapa Sawit yang telah duduk paling sedikit selama 2 tahun;

• Seluruh surat pernyataan lengkap;

• Keterangan tidak mampu secara ekonomi jika diperlukan.

6. Aparatur Sipil Negara (ASN) Bidang Perkelapasawitan

Persyaratan:

• Pas foto 4x6 latar biru;

• Usia maksimal 23 tahun (Per 16 Juni 2025);

• Dokumen identitas lengkap;

• Surat sehat dan tidak buta warna;

• Persyaratan akademik sama seperti kategori sebelumnya;

• Keputusan pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN);

• Surat penugasan di unit kerja yang membidangi Perkebunan Kelapa Sawit;

• Keputusan tugas belajar dari Pejabat Pembina Kepegawaian unit kerja asal;

• Surat keterangan komitmen dari pejabat yang membidangi sumber daya manusia unit kerja asal untuk ditugaskan kembali pada bidang usaha Perkebunan Kelapa Sawit setelah lulus (Format Terlampir);

• Seluruh surat pernyataan sebagaimana dipersyaratkan;

• Keterangan tidak mampu secara ekonomi jika diperlukan.

Beasiswa SDM Sawit 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan regenerasi sektor sawit nasional, khususnya dari kalangan pekebun dan keluarga besar industri kelapa sawit Indonesia. Calon peserta diimbau mulai mempersiapkan dokumen sejak dini agar dapat mengikuti proses pendaftaran secara maksimal saat resmi dibuka. Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat pada tautan ini beasiswasdmsawit.id

Tags:

Beasiswa SDM Sawit 2026Beasiswa Sawit

Berita Sebelumnya
TBS Sawit Sumbar Periode 22–28 Februari 2026 Turun Lagi

TBS Sawit Sumbar Periode 22–28 Februari 2026 Turun Lagi

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Barat untuk periode 22–28 Februari 2026 tercatat melanjutkan tren penurunan.

26 Februari 2026 | Harga TBS

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *