KONSULTASI
Logo

Harga CPO Menguat, Tembus Rp15.850/Kg di KPBN, Ditopang Pasar Global dan Lonjakan Ekspor

30 Maret 2026
AuthorDwi Fatimah
EditorDwi Fatimah
Harga CPO Menguat, Tembus Rp15.850/Kg di KPBN, Ditopang Pasar Global dan Lonjakan Ekspor

sawitsetara.co - Harga minyak sawit mentah (CPO) menunjukkan tren penguatan di awal pekan. Pada Senin (30/3/2026), PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) menetapkan harga CPO sebesar Rp15.850 per kilogram, naik Rp138/kg atau sekitar 0,88 persen dibandingkan perdagangan terakhir pada Jumat (27/3/2026) yang berada di level Rp15.712/kg.

Kenaikan harga ini sejalan dengan tren positif di pasar global. Dilansir dari Reuters, harga kontrak acuan CPO di Bursa Malaysia Derivatives untuk pengiriman Juni 2026 tercatat naik 36 ringgit atau 0,78 persen menjadi 4.667 ringgit per ton pada sesi jeda siang perdagangan.

Penguatan harga CPO global dipicu oleh naiknya harga minyak kedelai (soyoil) di Chicago Board of Trade, serta penguatan harga minyak mentah dunia. Kondisi ini turut mendorong sentimen positif di pasar minyak nabati secara keseluruhan, di mana CPO tetap bergerak searah dengan komoditas substitusinya.

Idul Fitri

Selain faktor eksternal, fundamental pasar juga memberikan dukungan kuat. Data dari lembaga survei kargo menunjukkan bahwa ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk periode 1–25 Maret mengalami lonjakan signifikan, dengan kenaikan berkisar antara 38,4 persen hingga 50,6 persen secara bulanan.

Lonjakan ekspor ini menjadi sinyal meningkatnya permintaan global terhadap produk sawit, yang pada akhirnya ikut menopang harga di pasar internasional maupun domestik.

Di sisi lain, pergerakan harga minyak nabati lainnya terpantau bervariasi. Di Bursa Dalian, harga kontrak minyak kedelai tercatat melemah 0,42 persen, sementara kontrak minyak sawit justru menguat 0,64 persen. Sementara itu, harga soyoil di Chicago kembali mencatat kenaikan sebesar 0,92 persen.

Idul Fitri

Pelaku pasar kini menantikan rilis data ekspor penuh Malaysia untuk bulan Maret yang dijadwalkan keluar pada Selasa, yang diperkirakan akan memberikan arah lanjutan bagi pergerakan harga CPO dalam waktu dekat.

Dengan kombinasi sentimen global yang positif dan dukungan data ekspor yang kuat, harga CPO diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan dalam beberapa waktu ke depan.

Tags:

CPO

Berita Sebelumnya
Perluas Program SDM untuk Wujudkan Keberlanjutan Industri Sawit

Perluas Program SDM untuk Wujudkan Keberlanjutan Industri Sawit

Tingginya persaingan industri minyak nabati maka diharapkan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dapat memperluas program SDM (sumber daya manusia) sawit. Hal ini penting mengingat kebutuhan industri yang semakin kompleks. SDM menjadi faktor kunci dalam mewujudkan keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.

29 Maret 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *