
sawitsetara.co – BENGKULU— Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, masih berada di bawah level akhir September 2026. Meski sejumlah pabrik sempat menaikkan harga pembelian, pergerakan tersebut belum mampu memulihkan harga di tingkat petani.
Berdasarkan data Dinas Perkebunan Bengkulu Utara yang dikutip RRI pada Kamis, 15 Oktober 2026, harga TBS di sembilan unit pembelian mengalami penurunan dengan besaran bervariasi. Penurunan berkisar Rp 10 hingga Rp 120 per kilogram dibandingkan posisi 30 September 2026.
Penurunan terdalam terjadi di PT Sandabi Indah Lestari A dan B. Kedua unit pembelian tersebut masing-masing mencatat penurunan Rp 120 per kilogram dibandingkan akhir September.
Petani sawit setempat, Subagio, mengatakan harga rata-rata TBS di sembilan unit pembelian mencapai sekitar Rp 3.027 per kilogram pada 30 September 2026. Namun, rata-rata harga tersebut turun menjadi Rp 2.950 per kilogram pada 11 Oktober 2026.
“Harga TBS sawit pekebun nonmitra di Kabupaten Bengkulu Utara masih belum pulih ke level akhir september. Per 11 Oktober 2026, harga tercatat turun berkisar 10 hingga 120 rupiah per kilogram,” ujar Subagio kepada RRI pada Rabu (14/10/2026).
Dengan demikian, rata-rata harga TBS turun sekitar Rp 77 per kilogram atau 2,53 persen dibandingkan posisi akhir September.
Pergerakan harga selama Oktober menunjukkan adanya kenaikan terbatas. Pada 10 Oktober, tujuh dari sembilan unit pembelian mencatat kenaikan dibandingkan sehari sebelumnya. Namun, kenaikan tersebut belum cukup untuk mengembalikan harga ke posisi akhir September.
Sehari kemudian, harga di seluruh unit pembelian bertahan pada level sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan harga TBS sawit di Bengkulu Utara masih terbatas.
Berikut harga pembelian TBS kelapa sawit di tingkat pabrik di Kabupaten Bengkulu Utara berdasarkan data periode 11 Oktober 2026:
1. PT Mitra Puding Mas: Rp 3.010 per kilogram.
2. PT Agricinal: Rp 2.940 per kilogram.
3. PT Sandabi Indah Lestari A: Rp 2.990 per kilogram.
4. PT Sandabi Indah Lestari B: Rp 2.930 per kilogram.
5. PT Alno Agro Utama: Rp 2.970 per kilogram.
6. PT Bumi Anugrah Sawit: Rp 2.930 per kilogram.
7. PT Sandabi Indah Lestari Ketahun: Rp 2.890 per kilogram.
8. PT Sawit Mulia: Rp 2.950 per kilogram.
9. PT Berkat Bumi Sawit: Rp 2.930 per kilogram.
Harga tersebut memperlihatkan perbedaan nilai pembelian antarpabrik. PT Mitra Puding Mas mencatat harga tertinggi sebesar Rp 3.010 per kilogram. Sementara itu, harga terendah tercatat di PT Sandabi Indah Lestari Ketahun, yakni Rp 2.890 per kilogram.
Perbedaan harga antarpabrik menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pekebun dalam memantau perkembangan harga TBS. Data tersebut juga menunjukkan bahwa kenaikan harian belum selalu mencerminkan pemulihan harga secara menyeluruh.
Bagi pekebun sawit nonmitra, perkembangan harga di tingkat pabrik menjadi penting karena memengaruhi penerimaan dari penjualan hasil panen. Hingga 11 Oktober 2026, harga TBS di Bengkulu Utara masih belum kembali ke level akhir September.
Tags:


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *