
sawitsetara.co - JAKARTA — Dalam satu dekade terakhir, harga minyak sawit dunia menunjukkan tren peningkatan. Rata-rata harga minyak sawit dunia (c.i.f Rotterdam) pada tahun 2015 sekitar USD 615 per ton dan mengalami peningkatan dua kali lipat menjadi USD 1,234 per ton tahun 2025. Bahkan pada paruh pertama tahun 2026 tercatat sebesar USD 1,466 per ton, atau naik 19 persen dari rata-rata harga tahun 2025.
Tren pergerakan harga minyak sawit dunia tersebut juga ditransmisikan pada pergerakan harga minyak sawit (CPO) dan Tandan Buah Segar (TBS) di Indonesia. Harga CPO domestik (KPBN) menunjukkan peningkatan dari Rp 8,166 per kilogram menjadi Rp 14,229 per kilogram pada periode tahun 2015-2025. Demikian juga dengan harga TBS di level petani mengalami peningkatan dari Rp 1,531 per kilogram menjadi Rp 3,473 per kilogram pada periode yang sama.
Tren kenaikan harga minyak sawit tersebut terkait dengan volume ekspor minyak sawit Indonesia ke pasar dunia. Sebagai produsen dan sekaligus eksportir minyak sawit terbesar di dunia, besaran volume ekspor minyak sawit dari Indonesia menentukan pergerakan harga minyak sawit dunia dan transmisinya ke harga sawit domestik. Kebijakan mandatori biodiesel Indonesia (tentu ada faktor lain) yang makin intensif dari B15 sampai B40, membuat pasar minyak sawit dunia mengalami excess demand yang mendorong harga minyak sawit dunia meningkat. Para ekonom dan pelaku pasar dalam berbagai forum internasional sering menyebutkan bahwa program mandatori biodiesel Indonesia sebagai game changer dalam harga sawit dunia. Oleh karena itu, ada kaitan antara intensitas mandatori biodiesel di Indonesia dengan tren kenaikan harga minyak sawit dunia, minyak sawit domestik, dan TBS petani.
Keterkaitan dari tren kenaikan harga minyak sawit tersebut didiskusikan dalam publikasi tim riset PASPI (Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute) terbaru terkait multimanfaat program mandatori biodiesel di Indonesia. Salah satu manfaat dari program mandatori biodiesel adalah stabilisasi harga minyak sawit dan Tandan Buah Segar (TBS).
Program mandatori biodiesel di Indonesia memperbesar pasar minyak sawit domestik yang bersifat captive market. Melalui kebijakan pencampuran biodiesel ke dalam solar, sebagian produksi minyak sawit nasional diserap untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. Seiring dengan semakin intensifnya implementasi program mandatori biodiesel di Indonesia berdampak pada semakin besar volume minyak sawit yang dibutuhkan sebagai bahan baku biodiesel. Bertambahnya kebutuhan domestik tersebut menyebabkan sebagian minyak sawit yang sebelumnya diekspor kini dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku biodiesel dalam negeri. Akibatnya, persentase volume ekspor minyak sawit Indonesia berkurang dibandingkan sebelum program biodiesel dijalankan.
Mengingat strategisnya posisi Indonesia dalam pasar minyak sawit dunia, berkurangnya persentase volume pasokan minyak sawit Indonesia ke pasar dunia akan menurunkan stok dunia. Kondisi tersebut menjadi salah satu kontributor dalam kenaikan minyak sawit dunia. Selanjutnya tren peningkatan harga minyak sawit dunia tersebut kemudian ditransmisikan pada harga minyak sawit domestik dan harga TBS petani sawit. Hal ini menunjukkan dengan jelas bahwa program mandatori biodiesel berperan dalam peningkatan harga minyak sawit dan TBS.
Selain tren harga TBS yang meningkat, dampak positif lainnya yang dirasakan oleh petani sawit adalah stabilisasi harga. Sebelum adanya program biodiesel, harga TBS petani relatif lebih mudah berfluktuasi mengikuti dinamika pasar ekspor. Namun sejak mandatori diimplementasikan, kebijakan dapat membantu mengurangi tekanan ketika permintaan ekspor melemah sehingga gejolak harga TBS dapat diredam.
Dengan pendapatan yang lebih tinggi dan relatif stabil, petani sawit dapat mengelola kebunnya lebih baik maupun memenuhi kebutuhan rumah tangga. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut akan meningkatkan produktivitas sawit rakyat sehingga kesejahteraan petani meningkat secara berkelanjutan. Selain itu, meningkatnya pendapatan petani juga mendorong perputaran ekonomi di wilayah sentra sawit. Hal ini juga semakin menunjukkan bahwa manfaat inklusif dari program mandatori biodiesel dalam pembangunan pedesaan.
Diluncurkannya program mandatori biodiesel B50 oleh Presiden Prabowo Subianto pada Juli lalu, menjadi harapan baru bagi petani sawit. Peningkatan campuran biodiesel ke dalam solar berarti kebutuhan minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel akan semakin besar. Implikasi pada harga minyak sawit dunia akan terdorong naik. Dalam mekanisme pembentukan harga, menguatnya harga minyak sawit dunia kemudian akan ditransmisikan menjadi kenaikan harga minyak sawit domestik dan harga TBS di level petani sawit. Oleh karena itu, implementasi B50 diharapkan mampu memberikan insentif ekonomi yang lebih besar kepada petani melalui harga TBS yang lebih baik.
Namun demikian, secara absolut kenaikan harga TBS petani dibandingkan kenaikan harga minyak sawit di tingkat dunia memang belum setara. Pada beberapa periode, ketika harga minyak sawit dunia mengalami kenaikan yang signifikan, peningkatan tersebut belum sepenuhnya ditransmisikan kepada harga minyak sawit domestik dan harga TBS di tingkat petani. Salah satu penyebabnya adalah berbagai ketidaksempurnaan pasar CPO domestik dan pasar TBS lokal. Inilah tantangan yang harus dicari solusinya yakni tingginya disparitas harga antara harga minyak sawit di pasar internasional dengan harga domestik dan harga TBS yang diterima petani, termasuk petani swadaya.
Oleh karena itu, dibutuhkan perbaikan tata kelola baik di level nasional, regional, maupun lokal untuk meminimumkan disparitas harga tersebut. Hal ini penting karena peningkatan harga TBS di level petani sawit berarti meningkatkan kesejahteraan sekitar 20 juta orang petani sawit dan keluarganya serta mempercepat perputaran ekonomi lokal dan regional.
Akses publikasi tim riset PASPI terkait mandatori B50 dan dampaknya terhadap TBS petani, klik tautan berikut: https://palmoilina.asia/jurnal-kelapa-sawit/mandatori-biodiesel-pilar/
Penulis adalah Direktur Eksekutif PASPI Dr. Tungkot Sipayung
Tags:


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *