KONSULTASI
Logo

Petani dari Belasan Negara Bakal Hadiri International Oil Palm Smallholder Forum di IKN, Bahas Harga TBS yang Berkeadilan

13 Agustus 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorHendrik Khoirul
Petani dari Belasan Negara Bakal Hadiri International Oil Palm Smallholder Forum di IKN, Bahas Harga TBS yang Berkeadilan
HOT NEWS

sawitsetara.co - NUSANTARA — Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP APKASINDO) tengah mempersiapkan penyelenggaraan International Oil Palm Smallholder Forum yang dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Agustus 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ketua Umum DPP APKASINDO Dr. Ir. Gulat Medali Emas Manurung, MP., C.IMA., C.APO mengatakan, forum tersebut akan mempertemukan petani kelapa sawit dari sekitar belasan negara. Sejumlah negara yang dijadwalkan terlibat antara lain Malaysia, Thailand, Honduras, Ghana, Nigeria, dan negara-negara produsen sawit.

Menurut Dr. Gulat, salah satu isu utama yang akan dibahas dalam forum tersebut adalah bagaimana menciptakan mekanisme penetapan harga tandan buah segar (TBS) yang lebih adil bagi petani sawit dan juga korporasi sawit, serta bermanfaat untuk negara.

“Yang akan kita bahas salah satunya harga TBS yang seadil-adilnya kepada petani sawit, karena penetapannya berbeda setiap negara. Pendekatannya apakah menggunakan harga CPO atau persentase rendemen dari TBS,” kata Dr. Gulat saat ditemui sawitsetara.co, Kamis (13/8/2026).

apkasindo

Ia menilai, perbedaan mekanisme penetapan harga TBS antarnegara penting untuk dikaji secara bersama. Dengan mempertemukan petani dari berbagai negara, forum diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran pengalaman mengenai sistem harga, posisi tawar petani, hingga kebijakan yang dapat memberikan manfaat lebih besar kepada pekebun dan korporasi pada umumnya.

Forum yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut juga diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat posisi petani kelapa sawit, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dr. Gulat mengatakan, berkumpulnya petani sawit di IKN bukan sekadar agenda pertemuan internasional, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan petani sawit dalam memperjuangkan kesejahteraannya.

“Petani bersatu di IKN untuk menunjukkan kebersamaan sebagai petani kelapa sawit dan memperkuat posisi petani di dalam kancah ekonomi internasional, ujarnya.

apkasindo

Melalui forum tersebut, APKASINDO berharap suara petani sawit dapat semakin diperhitungkan dalam pembentukan kebijakan, termasuk dalam membangun sistem perdagangan dan penetapan harga yang berkeadilan kepada semua stakeholder sawit, terkhusus petani penghasil sawit..

Dr. Gulat juga menjelaskan, bahwa semua Ketua DPW APKASINDO dan perwakilan dari masing-masing 25 provinsi APKASINDO akan ikut hadir langsung di acara forum internasional tersebut dan ini merupakan bentuk kebersamaan petani sawit dari Aceh sampai Papua. Apalagi dilaksanakan di IKN, kebanggaan petani sawit Indonesia.

Tags:

International Oil Palm Smallholder ForumAPKASINDOIbu Kota NusantaraIKNBerita SawitSawit

Berita Sebelumnya
Prof Suandi Dorong Jambi Jadi Pusat Nilai Tambah Hijau Sawit di Sumatera 2045

Prof Suandi Dorong Jambi Jadi Pusat Nilai Tambah Hijau Sawit di Sumatera 2045

Provinsi Jambi memiliki modal besar untuk mengembangkan industri kelapa sawit dari sekadar penghasil bahan baku menjadi pusat nilai tambah hijau di Pulau Sumatera. Transformasi tersebut dinilai perlu diarahkan hingga 2045 dengan menggabungkan penguatan sektor hulu, hilirisasi industri, digitalisasi, ekonomi sirkular, serta pembangunan agroindustri yang berkelanjutan.

12 Agustus 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *