KONSULTASI
Logo

Harga TBS Jambi Turun, Periode 27 Februari-5 Maret Dibanderol Rp 3.500,24/Kg

26 Februari 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorHendrik Khoirul
Harga TBS Jambi Turun, Periode 27 Februari-5 Maret Dibanderol Rp 3.500,24/Kg

sawitsetara.co - JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perkebunan menetapkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 27 Februari hingga 5 Maret 2026 dengan tren sedikit melemah dibanding periode sebelumnya.

Pada periode terbaru ini, harga rata-rata crude palm oil (CPO) ditetapkan sebesar Rp 13.822,43 per kilogram dan harga rata-rata inti sawit (kernel) Rp 12.988,81 per kilogram, dengan indeks K sebesar 94,35 persen.

Angka tersebut lebih rendah dibanding periode 20–27 Februari 2026, di mana harga CPO tercatat Rp 13.900,80 per kilogram dan kernel Rp 13.119,50 per kilogram dengan indeks K yang sama.

Sawit Setara Default Ad Banner

Kelompok umur produktif 10–20 tahun turun Rp 22,71 menjadi Rp 3.500,24 dibanding sebelumnya Rp 3.522,95 per kilogram. Umur 21–24 tahun melemah Rp 22,10 menjadi Rp 3.397,61 dari Rp 3.419,71 per kilogram. Sedangkan tanaman umur 25 tahun ke atas turun Rp 21,21 menjadi Rp 3.246,65 dari Rp 3.267,86 per kilogram.

Secara umum, penurunan harga TBS pada periode ini berada di kisaran Rp 17 hingga Rp 23 per kilogram di seluruh kelompok umur tanaman. Koreksi tersebut sejalan dengan melemahnya harga CPO dan inti sawit, meskipun indeks K tetap stabil di level 94,35 persen.

Sawit Setara Default Ad Banner

Berikut daftar harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Jambi periode 27 Februari – 5 Maret 2026 dalam bentuk list:

Umur 3 Tahun: Rp 2.719,12/Kg

Umur 4 Tahun: Rp 2.916,87/Kg

Umur 5 Tahun: Rp 3.050,01/Kg

Umur 6 Tahun: Rp 3.176,64/Kg

Umur 7 Tahun: Rp 3.256,63/Kg

Umur 8 Tahun: Rp 3.327,10/Kg

Umur 9 Tahun: Rp 3.391,83/Kg

Umur 10–20 Tahun: Rp 3.500,24/Kg

Umur 21–24 Tahun: Rp 3.397,61/Kg

Umur 25 Tahun ke atas: Rp 3.246,65/Kg.

Tags:

harga TBS

Berita Sebelumnya
Tarif 0% Tingkatkan Daya Saing Sawit di Indonesia

Tarif 0% Tingkatkan Daya Saing Sawit di Indonesia

pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Indonesia resmi menandatangani perjanjian resiprokal atau perdagangan timbal balik pada 20 Februari 2026 di Washington DC, AS. AS mengenakan tarif 19 persen terhadap produk-produk asal Indonesia. Tarif ini jauh lebih kecil dari sebelumnya yang mencapai 32 persen. Kesepakatan ini juga mencakup pembebasan bea masuk atau tarif 0% untuk 1.819 produk strategis seperti minyak sawit, kopi, kakao

25 Februari 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *