KONSULTASI
Logo

Harga TBS Kelapa Sawit Sulawesi Barat Mei 2026, Usia Produktif Dibanderol Rp3.493,58/kg

13 Mei 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Harga TBS Kelapa Sawit Sulawesi Barat Mei 2026, Usia Produktif Dibanderol Rp3.493,58/kg

sawitsetara.co - MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Perkebunan Daerah menetapkan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun untuk periode Mei 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Berita Acara Hasil Kesepakatan Rapat Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun.

Rapat penetapan dilaksanakan pada Selasa (12/5/2026) di Aula Pertemuan Kantor Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat. Penetapan harga mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 dan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 230 Tahun 2026.

Sawit Setara Default Ad Banner

Dalam hasil rapat tersebut disepakati:

• Indeks “K” sebesar 88,17%

• Harga rata-rata penjualan CPO sebesar Rp14.994,10

• Harga rata-rata penjualan inti sawit sebesar Rp14.584,50

Harga TBS ditetapkan berdasarkan umur tanaman kelapa sawit dan berlaku mulai 13 Mei 2026 hingga penetapan harga berikutnya.

Sawit Setara Default Ad Banner

Daftar Harga TBS Kelapa Sawit Sulawesi Barat Periode Mei 2026

Umur tanaman 3 tahun — Rp2.649,81/kg

Umur tanaman 4 tahun — Rp2.843,60/kg

Umur tanaman 5 tahun — Rp3.051,83/kg

Umur tanaman 6 tahun — Rp3.153,59/kg

Umur tanaman 7 tahun — Rp3.232,57/kg

Umur tanaman 8 tahun — Rp3.317,73/kg

Umur tanaman 9 tahun — Rp3.427,51/kg

Umur tanaman 10–20 tahun — Rp3.493,58/kg

Umur tanaman 21 tahun — Rp3.442,87/kg

Umur tanaman 22 tahun — Rp3.370,05/kg

Umur tanaman 23 tahun — Rp3.315,89/kg

Umur tanaman 24 tahun — Rp3.266,08/kg

Umur tanaman 25 tahun — Rp3.186,65/kg.

Tags:

harga TBS

Berita Sebelumnya
Petani Sawit: Kampus-Kampus di Provinsi Penghasil Sawit Harus Menjadi Rujukan Bukan Sebaliknya

Petani Sawit: Kampus-Kampus di Provinsi Penghasil Sawit Harus Menjadi Rujukan Bukan Sebaliknya

Menurutnya, daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia itu membutuhkan peran aktif perguruan tinggi untuk mendukung pembangunan sektor perkebunan rakyat dan kampus-kampus di Riau harus menjadi rujukan dan sangat sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo, terkhusus nomor 6.

12 Mei 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *