
sawitsetara.co - JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah membawa gagasan pemanfaatan limbah perkebunan sawit menjadi produk bernilai ekonomi dalam pertemuan Bupati Haili Yoga dengan Menteri Luar Negeri Sugiono di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Dilansir dari laman resmi Pemkab Aceh Tengah, salah satu program yang dibahas ialah pengembangan dua desa wisata berbasis biomassa bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Limbah pertanian dan perkebunan akan dimanfaatkan sebagai bahan baku genteng komposit biomassa.
Serabut sawit menjadi salah satu bahan yang disebut dalam gagasan tersebut, selain sabut kelapa, sekam padi, dan ampas tebu. Program ini diarahkan untuk mengolah limbah perkebunan dan pertanian menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung pengembangan desa wisata.
Gagasan biomassa itu menjadi salah satu program prioritas yang dibawa Haili dalam pertemuannya dengan Sugiono. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pengembangan program tersebut melalui koordinasi lintas kementerian.
Haili juga membawa sejumlah kebutuhan pembangunan daerah lainnya. Di sektor energi, dia menyampaikan perkembangan Proyek Strategis Nasional Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA Peusangan 1 dan 2.
PLTA Peusangan 1 dan 2 ditargetkan mulai beroperasi pada November 2026. Pembangkit itu diharapkan mendukung ketersediaan energi di Aceh.
Di bidang kesehatan, Haili menyampaikan kebutuhan peningkatan infrastruktur dan pelayanan rumah sakit serta puskesmas di Aceh Tengah. Sugiono menyatakan dukungan untuk membantu pemenuhan sejumlah mobil ambulans bagi pelayanan kesehatan masyarakat Aceh Tengah.
Haili juga meminta dukungan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia penyuluh pertanian. Tenaga penyuluh diperlukan untuk mendampingi petani dan meningkatkan produktivitas pertanian daerah.
Selain itu, pemerintah kabupaten membawa rencana pengembangan Masjid Agung Ruhama Takengon. Masjid tersebut direncanakan dibangun lebih megah dan menjadi salah satu ikon Kota Takengon.
Dalam pertemuan tersebut, Sugiono menghubungi beberapa menteri untuk membicarakan dukungan terhadap sejumlah program prioritas yang dibawa Haili.
Haili kemudian menyerahkan proposal program prioritas Kabupaten Aceh Tengah kepada Sugiono. Proposal itu diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian.
Tags:


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *