KONSULTASI
Logo

Harga Sawit Jambi Kian Tertekan, Petani Swadaya Kembali Terpuruk

7 November 2025
AuthorDwi Fatimah
EditorDwi Fatimah
Harga Sawit Jambi Kian Tertekan, Petani Swadaya Kembali Terpuruk

sawitsetara.co - JAMBI - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi kembali anjlok pada periode 7–13 November 2025. Berdasarkan hasil rapat penetapan harga oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi, harga TBS usia tanam 10–20 tahun turun signifikan sebesar Rp124,51 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya.

Jika pada periode 30 Oktober–6 November harga TBS masih bertengger di Rp3.567,26 per kilogram, kini nilainya merosot menjadi Rp3.442,75 per kilogram.

Penurunan harga tidak hanya terjadi pada TBS, tetapi juga pada Crude Palm Oil (CPO) dan inti sawit (kernel). Harga CPO kini tercatat sebesar Rp13.747,18 per kilogram, turun dari Rp13.861,40 per kilogram pekan lalu. Sementara itu, harga kernel juga melemah dari Rp12.154,75 menjadi Rp12.026,45 per kilogram, dengan indeks K yang turun tipis dari 94,58 persen menjadi 94,52 persen.

DPP

Pelemahan harga ini disebabkan oleh fluktuasi harga minyak nabati global dan penurunan harga referensi CPO nasional.

Rincian Harga TBS Sawit Jambi (7–13 November 2025):
Usia 3 tahun: Rp2.679,90

Usia 4 tahun: Rp2.869,12

Usia 5 tahun: Rp3.000,82

DPP

Usia 6 tahun: Rp3.125,72

Usia 7 tahun: Rp3.204,49

Usia 8 tahun: Rp3.273,36

Usia 9 tahun: Rp3.337,35

Usia 10–20 tahun: Rp3.442,75

Usia 21–24 tahun: Rp3.340,92

Usia 25 tahun: Rp3.190,84

Dengan tren penurunan yang terus berlanjut, pelaku industri berharap adanya langkah cepat dari pemerintah untuk menjaga stabilitas harga, terutama bagi petani swadaya yang menjadi tulang punggung produksi sawit di Jambi.

Tags:

harga TBS

Berita Sebelumnya
PPSK Berhasil Dapatkan Sertifikasi RSPO di Ajang RT2025, Simbol Petani Sawit Juga Bisa Terapkan Berkelanjutan

PPSK Berhasil Dapatkan Sertifikasi RSPO di Ajang RT2025, Simbol Petani Sawit Juga Bisa Terapkan Berkelanjutan

Perkumpulan Pekebun Sawit Ketapang (PPSK), kelompok petani sawit swadaya dari Kalimantan Barat, berhasil mendapatkan sertifikasi keberlanjutan dari Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). PPSK kini menjadi simbol petani sawit juga bisa hasilkan sawit berkelanjutan untuk bersaing di kancah global.

6 November 2025 | Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *