
sawitsetara.co - JAKARTA — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit bergerak berbeda pada dua skema penjualan petani. Pada periode 31 Agustus–6 September 2026, rata-rata harga TBS petani plasma naik tipis, sedangkan harga petani swadaya justru menurun. Perbedaan itu memperlebar jarak harga kedua kelompok petani menjadi Rp536 per kilogram.
Laporan DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) yang menghimpun data dari 22 provinsi mencatat harga rata-rata TBS plasma sebesar Rp3.582 per kilogram. Angka itu naik Rp5 atau 0,1 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Adapun harga TBS petani swadaya turun Rp9 atau 0,3 persen menjadi Rp3.046 per kilogram.
Dengan pergerakan tersebut, harga TBS plasma lebih tinggi Rp536 per kilogram atau sekitar 15 persen dibandingkan harga petani swadaya. Kesenjangan itu bukan sekadar terjadi di beberapa daerah. Harga plasma tercatat lebih tinggi di 21 dari 22 provinsi yang memiliki data lengkap. Laporan APKASINDO menyebut perbedaan antarskema dapat dipengaruhi pola kemitraan, struktur biaya, dan rantai pasok di setiap wilayah.
Sumatera Utara menjadi daerah dengan harga TBS plasma tertinggi, yakni Rp4.056 per kilogram. Di tingkat petani swadaya, harga terendah tercatat di Papua Barat sebesar Rp1.650 per kilogram. Jarak harga antarskema paling lebar juga terjadi di Papua Barat, mencapai Rp1.454 per kilogram. Di Gorontalo, selisihnya Rp1.152 per kilogram, sedangkan di Sumatera Utara mencapai Rp975 per kilogram.
Di tingkat regional, Sumatera mencatat rata-rata harga plasma tertinggi, sekitar Rp3.803 per kilogram. Kalimantan menyusul dengan Rp3.651, Papua Rp3.357, Sulawesi Rp3.289, dan Jawa Rp3.155 per kilogram. Untuk petani swadaya, Kalimantan berada di posisi tertinggi dengan rata-rata Rp3.261 per kilogram, disusul Sumatera Rp3.199, Sulawesi Rp2.952, Jawa Rp2.800, dan Papua Rp2.175 per kilogram.
Meski secara umum harga plasma lebih tinggi, terdapat pengecualian di Sulawesi Tengah. Harga TBS swadaya di provinsi itu mencapai Rp3.490 per kilogram, atau Rp74 lebih tinggi dibandingkan harga plasma sebesar Rp3.416. Selisih yang relatif kecil juga terlihat di Sulawesi Barat, dengan harga plasma Rp3.387 dan swadaya Rp3.315 per kilogram.
Laporan tersebut juga membandingkan harga TBS dengan estimasi paritas sebesar Rp2.860 per kilogram. Angka indikatif itu dihitung berdasarkan harga tender CPO domestik KPBN, rendemen 21 persen, dan indeks K 85 persen. Rata-rata harga plasma berada 25,2 persen di atas estimasi paritas, sementara harga swadaya 6,5 persen lebih tinggi. APKASINDO menegaskan perhitungan itu merupakan bahan telaah, bukan penetapan harga resmi.
Pergerakan harga CPO juga menjadi salah satu acuan dalam laporan. Harga CPO Indonesia yang bersumber dari KPBN tercatat Rp16.025 per kilogram, sedangkan CPO Bursa ICDX mencapai Rp16.625 per kilogram. Di Bursa Malaysia, harga setara tercatat Rp20.095 per kilogram dan harga CPO CIF Rotterdam Rp28.600 per kilogram.
Untuk empat pekan berikutnya, harga TBS diperkirakan bergerak relatif stabil. Harga plasma diproyeksikan berada di kisaran Rp3.574–Rp3.593 per kilogram. Harga swadaya diperkirakan bergerak dari Rp3.044 menjadi Rp3.068 per kilogram. Proyeksi tersebut menggunakan metode statistik dan bukan jaminan harga di tingkat petani.
Atas kondisi tersebut, APKASINDO merekomendasikan fasilitasi kemitraan dan penguatan kelembagaan di wilayah dengan kesenjangan harga terbesar, terutama Papua Barat, Gorontalo, dan Sumatera Utara. Estimasi paritas Rp2.860 per kilogram juga disarankan menjadi salah satu bahan telaah dalam musyawarah Tim Penetapan Harga TBS di tingkat provinsi.
Harga TBS resmi ditetapkan setiap pekan oleh Tim Penetapan Harga Dinas Perkebunan provinsi. Besarannya dipengaruhi antara lain oleh harga CPO dunia, kurs, rendemen, dan kebijakan pemerintah. APKASINDO mencatat skema plasma dan swadaya merupakan dua pasar berbeda sehingga dalam laporan tersebut keduanya disajikan secara terpisah.
Informasi lebih lengkap terkait harga TBS kelapa sawit Indonesia, klik tautan berikut: hargasawitindonesia.id.
Tags:


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *