KONSULTASI
Logo

Pemkab Sanggau Sinkronisasi Program Lintas Sektor untuk Perkuat Sawit Berkelanjutan

12 Desember 2025
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Pemkab Sanggau Sinkronisasi Program Lintas Sektor untuk Perkuat Sawit Berkelanjutan
HOT NEWS

sawitsetara.co – SANGGAU – Pemerintah Kabupaten Sanggau menegaskan kembali komitmen dalam memperkuat implementasi kebijakan sawit berkelanjutan. Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena mengatakan dalam rapat koordinasi, hal ini dilakukan melalui sinkronisasi program lintas sektor.

Rapat koordinasi yang digelar tersebut menjadi wadah konsolidasi bagi seluruh pemangku kepentingan, memastikan arah pembangunan sawit tetap terukur dan sistematis, sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang diakui secara nasional maupun global.

“Rapat ini penting untuk menyatukan langkah dan memastikan setiap program sesuai prinsip keberlanjutan yang diakui secara nasional maupun global. Kebijakan ini juga harus memberi dampak langsung bagi masyarakat tani sawit,” ujarnya pada Kamis (11/12/2025).

DPP

Susana Herpena juga menyoroti pentingnya penguatan tata kelola sawit mengingat kontribusi signifikan komoditas ini terhadap struktur ekonomi daerah. Perkebunan kelapa sawit menyumbang sekitar 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan menjadi sumber pendapatan utama bagi lebih dari separuh penduduk.

Namun, ia juga mengakui adanya berbagai tantangan yang harus dihadapi, termasuk tuntutan sertifikasi RSPO–ISPO dan persyaratan keberlanjutan dari Uni Eropa. “Industri sawit Indonesia harus memastikan seluruh proses produksinya memenuhi standar lingkungan dan kepatuhan hukum,” jelasnya.

Pemkab Sanggau berkomitmen untuk melakukan transformasi dengan menyeimbangkan aspek lingkungan dan ekonomi secara proporsional. Penerapan prinsip lestari ditegaskan sebagai bagian integral dari visi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Pemda memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan.

“Upaya ini juga sejalan dengan misi daerah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperkuat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, perkotaan, hingga perbatasan,” tambah Susana.

DPP

Ia berharap konsolidasi ini dapat mempercepat terwujudnya sawit berkelanjutan yang memberikan manfaat lebih merata bagi masyarakat. Dengan demikian, diharapkan industri sawit di Sanggau tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.


Berita Sebelumnya
Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Periode 12-18 Desember 2025

Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Periode 12-18 Desember 2025

Dalam rapat tersebut, ditetapkan harga rata-rata Crude Palm Oil (CPO) sebesar Rp 14.097,57 dan harga rata-rata inti sawit sebesar Rp 10.633,11. Indeks “K” yang digunakan adalah 94,49 persen.

11 Desember 2025 | Harga TBS

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *