KONSULTASI
Logo

Penguatan SDM Menjadi Kunci Keberlanjutan Industri Kelapa Sawit Nasional

7 Juli 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Penguatan SDM Menjadi Kunci Keberlanjutan Industri Kelapa Sawit Nasional

sawitsetara.cco - PEKANBARU – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor utama dalam mendukung pembangunan perkebunan kelapa sawit yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dr. M. Apuk Ismane, S.Pi, M.Si saat membuka Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit yang diselenggarakan PT Pusat Perkebunan Berkelanjutan Setara Indonesia (Bestari) yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), di Hotel Novotel Pekanbaru, Senin (6/7/2026).

Pelatihan yang berlangsung pada 5–12 Juli 2026 tersebut diikuti oleh 172 pekebun asal Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas pekebun melalui penguatan kompetensi teknis budidaya kelapa sawit.

Sawit Setara Default Ad Banner

Dalam sambutannya, Dr. Apul Ismane mengatakan bahwa pelatihan bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan ruang untuk membangun pengetahuan, berbagi pengalaman, dan memperkuat kolaborasi antarpelaku pembangunan pertanian.

“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar mengikuti pelatihan, tapi kita berkumpul sebagai para pejuang pertanian yang selama ini menjadi ruang belajar, ruang berbagi, sekaligus ruang tumbuh bagi petani Indonesia,” ujarnya.

WhatsApp Image 2026-07-06 at 13.18.44.jpeg

Ia menyampaikan apresiasi kepada PT Bestari yang menjadi salah satu lembaga penyelenggara pelatihan yang memperoleh kepercayaan dari BPDP pada tahun 2026. Menurutnya, PT Bestari telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kapasitas SDM perkebunan, khususnya bagi pekebun di Kabupaten Indragiri Hilir.

Lebih lanjut, Dr. Apul menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh teknologi maupun ketersediaan sarana produksi. Menurutnya, kualitas manusia tetap menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan sektor pertanian.

“Teknologi dapat dibeli, mesin dapat diproduksi, infrastruktur dapat dibangun, tetapi kualitas SDM hanya dapat dibentuk melalui proses belajar yang berkelanjutan. Salah satunya adalah pelatihan,” tegasnya.

Sawit Setara Default Ad Banner

Ia menjelaskan bahwa penguatan SDM sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas utama. Oleh karena itu, pelatihan teknis budidaya kelapa sawit dinilai sangat relevan dalam mendukung peningkatan produktivitas sekaligus keberlanjutan sektor perkebunan.

Dr. Apul juga berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring, serta menerapkan ilmu yang diperoleh di daerah masing-masing.

“Saya berharap pelatihan ini tidak hanya menghasilkan diskusi dan berbagai pengalaman, tetapi juga menghasilkan komitmen kolaborasi antarpekebun, peluang kemitraan bisnis yang konkret, jejaring pemasaran yang lebih luas, dan langkah nyata dalam penguatan SDM pertanian Indonesia,” katanya.

Ia optimistis peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan akan melahirkan petani yang semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjawab tantangan pembangunan perkebunan kelapa sawit di masa depan.

Sawit Setara Default Ad Banner

Ia menjelaskan bahwa penguatan SDM sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas utama. Oleh karena itu, pelatihan teknis budidaya kelapa sawit dinilai sangat relevan dalam mendukung peningkatan produktivitas sekaligus keberlanjutan sektor perkebunan.

Dr. Apul juga berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring, serta menerapkan ilmu yang diperoleh di daerah masing-masing.

“Saya berharap pelatihan ini tidak hanya menghasilkan diskusi dan berbagai pengalaman, tetapi juga menghasilkan komitmen kolaborasi antarpekebun, peluang kemitraan bisnis yang konkret, jejaring pemasaran yang lebih luas, dan langkah nyata dalam penguatan SDM pertanian Indonesia,” katanya.

Ia optimistis peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan akan melahirkan petani yang semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjawab tantangan pembangunan perkebunan kelapa sawit di masa depan.

Tags:

BPDPPT Bestari

Berita Sebelumnya
PT Bestari Gelar Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Didukung BPDP, Libatkan 172 Peserta dari Indragiri Hilir

PT Bestari Gelar Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Didukung BPDP, Libatkan 172 Peserta dari Indragiri Hilir

PT Bestari Gelar Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Didukung BPDP, Libatkan 172 Peserta dari Indragiri Hilir

6 Juli 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *