KONSULTASI
Logo

PT Bestari Bawa Pekebun Inhil Belajar Praktik Budidaya Sawit Modern di PT Ivomas Tunggal

9 Juli 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
PT Bestari Bawa Pekebun Inhil Belajar Praktik Budidaya Sawit Modern di PT Ivomas Tunggal

SIAK – Para peserta Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS) BPDP Tahun 2026 mengikuti field trip ke PT Ivomas Tunggal, Sei Rokan Estate, di Kandis, Siak, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan lapangan tersebut menjadi bagian dari agenda Pengembangan SDMP 2026 Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit Angkatan IV tajaan PT Pusat Perkebunan Berkelanjutan Setara Indonesia (Bestari) yang didukung oleh BPDP.

Kunjungan ini diterima Estate Manager PT Ivomas Tunggal Sei Rokan Estate, Berthin E. Pinem, dan didampingi Direktur PT Bestari Indonesia, Dr. Mulono Apriyanto, S.P., M.Si.

Direktur PT Bestari Indonesia, Dr. Mulono Apriyanto, mengatakan kegiatan lapangan dirancang untuk melengkapi materi teori yang telah diterima peserta selama beberapa hari pelatihan. Menurutnya, praktik langsung akan membantu peserta memahami penerapan budidaya kelapa sawit sesuai standar perusahaan.

“Pelatihan mereka mengenai budidaya kelapa sawit, terutama penyiapan lahan replanting, sudah kami sampaikan secara teori. Hari ini peserta belajar langsung dari sisi praktik,” kata Dr. Mulono saat memberikan sambutan.

Sawit Setara Default Ad Banner

Ia menjelaskan seluruh peserta berjumlah 172 orang yang dibagi menjadi dua kelompok selama kunjungan lapangan. Sebanyak 90 persen peserta merupakan pekebun swadaya asal Kabupaten Indragiri Hilir, sementara sebagian lainnya berasal dari kelompok binaan dan plasma.

Mulono meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pemahaman terhadap materi yang telah diberikan di kelas. Ia juga mendorong peserta aktif berdiskusi dengan para instruktur dan praktisi perusahaan.

“Belajar dengan baik, perhatikan apa yang kemarin masih kurang, lalu tambahkan pemahaman melalui praktik hari ini,” ujarnya.

Ia berharap peserta tidak ragu menyampaikan pertanyaan selama kegiatan berlangsung sehingga setiap persoalan teknis yang dihadapi di kebun dapat memperoleh penjelasan langsung dari tenaga ahli perusahaan.

“Kalau ada pertanyaan dari peserta, silakan langsung ditanyakan pada saat praktik di lapangan,” katanya.

Sawit Setara Default Ad Banner

Sementara itu, Estate Manager PT Ivomas Tunggal Sei Rokan Estate, Berthin E. Pinem, menyambut baik kunjungan peserta pelatihan yang datang dari Kabupaten Indragiri Hilir. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana berbagi pengalaman sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan pekebun rakyat.

“Kesempatan ini kita pakai sebagai sarana menjalin silaturahmi sekaligus berbagi perkembangan teknis agronomi,” ujar Berthin.

Ia menjelaskan Sei Rokan Estate memiliki areal perkebunan sekitar 4.000 hektare yang merupakan bagian dari kawasan operasional seluas sekitar 24.000 hektare. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki berbagai aktivitas budidaya yang dapat dijadikan media pembelajaran bagi peserta.

Selama kunjungan, peserta dibagi ke beberapa titik praktik. Mereka mempelajari teknik panen, sistem pengangkutan hasil, pemupukan mekanis, aplikasi janjang kosong secara mekanis, hingga pengelolaan pembibitan kelapa sawit.

Selain tenaga agronomi, PT Ivomas Tunggal juga menghadirkan tim riset untuk berdiskusi bersama peserta mengenai berbagai persoalan budidaya yang dihadapi di tingkat pekebun.

“Siapa tahu ada Bapak-Ibu yang ingin berdiskusi. Kita akan membahas berbagai isu yang sedang dihadapi di kebun masing-masing,” kata Berthin.

Ia berharap kunjungan lapangan tersebut memberikan pengalaman baru bagi peserta dan dapat menjadi bekal dalam meningkatkan produktivitas kebun setelah kembali ke daerah masing-masing.

“Selamat datang. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan kita dapat bertemu kembali pada kesempatan berikutnya,” pungkasnya.

Tags:

BPDPPT Bestari

Berita Sebelumnya
Harga TBS Sawit Kemitraan Swadaya Riau Periode Pekan Kedua Juli Naik Rp14,67/Kg

Harga TBS Sawit Kemitraan Swadaya Riau Periode Pekan Kedua Juli Naik Rp14,67/Kg

Berdasarkan hasil penetapan Nomor 24 yang berlaku mulai Rabu (8/7) hingga Selasa (14/7), harga TBS untuk tanaman umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.796,04 per kilogram, atau naik Rp14,67 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.

8 Juli 2026Harga TBS

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *