KONSULTASI
Logo

Tanaman Kelapa Sawit Dominan Bunga Jantan, Apa Penyebab dan Solusinya?

29 Oktober 2025
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Tanaman Kelapa Sawit Dominan Bunga Jantan, Apa Penyebab dan Solusinya?

sawitsetara.co – JAKARTA – Para petani kelapa sawit seringkali menghadapi masalah dominasi bunga jantan pada tanaman mereka. Fenomena ini, yang umum terjadi pada tanaman kelapa sawit yang berusia TM1 hingga TM2, dapat mengganggu produksi.

Idealnya, tanaman kelapa sawit seharusnya menghasilkan 95% bunga betina, namun dominasi bunga jantan mengindikasikan adanya masalah dalam budidaya. Djend Muhayat dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan menjelaskan beberapa penyebab utama.

“Salah satu penyebab dominasi bunga jantan adalah ketersediaan air tanah yang tidak optimal,” ujarnya dalam video tutorial di Facebook pada Jumat (15/8/2025) lalu.

Sawit Setara Default Ad Banner

Kelapa sawit membutuhkan curah hujan yang cukup, dan kekurangan air memicu stres pada tanaman. Selain itu, jumlah pelepah yang kurang juga berperan penting. Pelepah yang cukup penting untuk fotosintesis dan produksi asimilat.

Menurut Yusuf Syifa SP, seorang agronom dari Universitas Islam Riau (UIR), masalah ini memiliki solusi yang tepat. Yusuf merekomendasikan beberapa langkah konkret.

“Pemupukan dolomit sebaiknya dilakukan terlebih dahulu, baru setelah tiga minggu diikuti dengan pemupukan NPK atau pupuk tunggal,” jelasnya pada Rabu (12/3/2025)

Sawit Setara Default Ad Banner

Selain itu, pengelolaan kelembaban tanah melalui pengendalian gulma di area piringan sawit juga penting, terutama saat musim kemarau.

“Keberadaan gulma tertentu seperti pakis bisa dipertimbangkan sebagai tanaman penutup tanah untuk menjaga kelembaban,” tambahnya.

Yusuf juga menekankan pentingnya sistem monitoring hama dan penyakit secara rutin. Serangan hama dapat menyebabkan stres fisiologis yang mempercepat pembentukan bunga jantan.

Sawit Setara Default Ad Banner

“Pendekatan terpadu mulai dari manajemen nutrisi, pengelolaan kelembaban, hingga pengendalian hama secara preventif adalah kunci untuk mengatasi masalah ini,” kata Yusuf.

Dengan strategi komprehensif ini, diharapkan kelapa sawit dapat menghasilkan bunga betina dalam jumlah yang lebih seimbang, sehingga meningkatkan produktivitas tandan buah segar dan efisiensi hasil panen.


Berita Sebelumnya
Tahun Perak APKASINDO, Dr Eko Siallagan: Bukti Nyata Petani Sawit Tulang Punggung Industri Sawit Nasional

Tahun Perak APKASINDO, Dr Eko Siallagan: Bukti Nyata Petani Sawit Tulang Punggung Industri Sawit Nasional

Pemimpin Umum sawitsetara.co, Dr. Eko Jaya Siallagan, SP., M.Si., C.APO mengucapkan selamat ulang tahun ke-25 untuk Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) yang jatuh pada Selasa (28/10/2025). Dr. Eko mengatakan tahun perak perjalanan APKASINDO adalah bukti petani kelapa sawit jadi tulang punggung industri sawit nasional.

28 Oktober 2025Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *