KONSULTASI
Logo

Wali Kota Subulussalam Lepas 42 Anak Petani Sawit Peraih Beasiswa BPDP, Biaya Kuliah Ditanggung 100 Persen

14 September 2026
AuthorDwi Fatimah
EditorDwi Fatimah
Wali Kota Subulussalam Lepas 42 Anak Petani Sawit Peraih Beasiswa BPDP, Biaya Kuliah Ditanggung 100 Persen

sawitsetara.co - Sebanyak 42 mahasiswa asal Kota Subulussalam, Aceh, resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan tinggi setelah dinyatakan lulus dalam program Beasiswa SDM Sawit BPDP.

Pelepasan mahasiswa penerima beasiswa tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Subulussalam H. Rasyid di Pendopo Wali Kota Subulussalam, Minggu (13/9/2026). Acara turut dihadiri Sekretaris Daerah, sejumlah kepala dinas, Kacabdin, para camat, serta orang tua mahasiswa.

Ketua Bidang Sarana dan Prasarana DPP APKASINDO, Ir. Netap Ginting, menyampaikan ucapan selamat kepada 42 mahasiswa yang berhasil memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi melalui program tersebut.

Netap mengatakan, beasiswa SDM Sawit BPDP menjadi salah satu peluang penting bagi anak-anak petani sawit untuk mendapatkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah.

“Selamat dan sukses kepada anak-anak petani yang telah lulus Beasiswa SDM Sawit BPDP. Khusus untuk 42 mahasiswa dari Kota Subulussalam, manfaatkan kesempatan emas ini dengan belajar sungguh-sungguh,” kata Netap dalam acara pelepasan tersebut.

apkasindo

Ia menegaskan, seluruh biaya pendidikan mahasiswa penerima Beasiswa SDM Sawit BPDP ditanggung penuh oleh BPDP. Karena itu, para mahasiswa diminta memanfaatkan fasilitas pendidikan tersebut sebaik mungkin dan menyelesaikan pendidikan dengan prestasi yang membanggakan.

“Seluruh biaya pendidikan ditanggung 100 persen oleh BPDP. Jadi, kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk belajar, berprestasi dan nantinya kembali memberikan kontribusi bagi daerah serta sektor sawit,” ujarnya.

Menurut Netap, program Beasiswa SDM Sawit BPDP tahun ini memberikan kesempatan kepada 5.000 anak petani sawit di seluruh Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Para penerima beasiswa tersebut tersebar di 47 perguruan tinggi di berbagai daerah.

Ia berharap program tersebut terus diperluas pada tahun-tahun mendatang. Salah satunya dengan meningkatkan kuota penerima beasiswa secara nasional dari 5.000 menjadi 6.000 mahasiswa.

“Kita berharap ke depan kuota beasiswa ini dapat ditingkatkan dari 5.000 menjadi 6.000 penerima. Dengan begitu, semakin banyak anak-anak petani sawit, termasuk dari Subulussalam, yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” tutur Netap.

apkasindo

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Subulussalam H. Rasyid turut memberikan uang saku kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa yang akan diberangkatkan ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Pemberian uang saku tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Subulussalam terhadap dunia pendidikan sekaligus dukungan moral bagi para mahasiswa sebelum meninggalkan daerah untuk menempuh pendidikan.

Langkah tersebut juga menjadi penyemangat bagi para mahasiswa agar dapat menjalani masa perkuliahan dengan penuh tanggung jawab dan membawa nama baik Kota Subulussalam.

Pelepasan 42 mahasiswa ini sekaligus menjadi momentum kebanggaan bagi keluarga penerima beasiswa. Anak-anak petani sawit dari Subulussalam kini mendapat kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi dengan dukungan penuh melalui program Beasiswa SDM Sawit BPDP.

Netap berharap para penerima beasiswa tidak hanya melihat program tersebut sebagai bantuan pendidikan, tetapi sebagai kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri.

“Ini adalah kesempatan yang sangat baik. Gunakan untuk belajar dengan sungguh-sungguh, raih prestasi, dan setelah selesai nanti jadilah sumber daya manusia yang mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah, dan pembangunan sektor sawit Indonesia,” pungkasnya.

Tags:

Beasiswa SDM Sawit 2026Beasiswa SawitBPDP

Berita Sebelumnya
Mahasiswa USU Angkat Potensi POME Lewat Infografis, Raih Dua Penghargaan di Kompetisi Internasional

Mahasiswa USU Angkat Potensi POME Lewat Infografis, Raih Dua Penghargaan di Kompetisi Internasional

Dua mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) mengolah isu limbah sawit menjadi karya berbasis data. Theodora Sibuea dan Edric Roland Li, mahasiswa stambuk 2023, berhasil meraih Juara Harapan 2 sekaligus Favorite Infographic dalam Dokter Data International Statistic Competition 2026.

12 September 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *