KONSULTASI
Logo

Agrinas Palma Perkuat Kemitraan Sawit di Papua Selatan, Libatkan Masyarakat Adat Sejak Tahap Awal

2 September 2026
AuthorDwi Fatimah
EditorDwi Fatimah
Agrinas Palma Perkuat Kemitraan Sawit di Papua Selatan, Libatkan Masyarakat Adat Sejak Tahap Awal

sawitsetara.co - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memperkuat langkah membangun kemitraan dengan masyarakat dalam pengembangan kelapa sawit berkelanjutan di Papua Selatan. Perusahaan menegaskan, pembangunan sawit tidak hanya berorientasi pada produksi dan investasi, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta tetap memperhatikan lingkungan dan hak masyarakat adat.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja jajaran manajemen PT Agrinas Palma Nusantara (APN) ke Merauke dan Kabupaten Boven Digoel, Selasa (1/9/2026).

Salah satu agenda utama berlangsung di Kampung Anggai, Kabupaten Boven Digoel. Dalam pertemuan tersebut, manajemen APN berdialog langsung dengan pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.

Pertemuan ini menjadi bagian dari persiapan sekaligus sosialisasi rencana program kemitraan pembangunan kelapa sawit. Melalui pola kemitraan tersebut, pengembangan perkebunan diharapkan dapat membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Kehadiran langsung jajaran manajemen APN di lapangan menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Perusahaan tidak hanya menyampaikan rencana, tetapi juga mendengarkan aspirasi masyarakat, melihat kondisi faktual di lapangan, serta mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang harus menjadi perhatian sebelum program dikembangkan lebih jauh.

“Kehadiran kami di lapangan adalah bagian dari komitmen untuk mendengar, melihat, dan bekerja bersama masyarakat. Pembangunan harus memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat, tetap menjaga lingkungan, serta dilaksanakan dengan tata kelola yang baik dan sesuai ketentuan,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.

apkasindo

Dalam kegiatan di Kampung Anggai, hadir Komisaris PT Agrinas Palma Nusantara, Wakil Direktur Utama, Direktur SDM, Direktur Kepatuhan, serta Staf Ahli Direktur Utama Mayjen TNI (Purn) Arifuddin Andi Manrihu.

Turut hadir Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., Gubernur Papua Selatan, Bupati Boven Digoel, jajaran Forkopimda Papua Selatan dan Boven Digoel, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.

Antusiasme masyarakat dalam pertemuan tersebut menjadi sinyal positif bagi penguatan pola kemitraan yang inklusif. Namun, APN menekankan bahwa setiap rencana pengembangan tetap harus melalui proses yang matang dan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari legalitas hingga sosial dan lingkungan.

APN memastikan pengembangan kelapa sawit akan dilakukan dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan, memperhatikan aspek legalitas dan tata ruang, serta menghormati hak-hak masyarakat adat.

Prinsip good corporate governance (GCG) dan keberlanjutan juga menjadi bagian penting dalam setiap tahapan pengembangan.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan perkebunan kelapa sawit di Papua Selatan tidak semata-mata dipandang sebagai proyek investasi. Lebih dari itu, program diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi yang melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dari proses pembangunan.


apkasindo

Pengembangan kelapa sawit di Papua Selatan diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Selain peningkatan produksi komoditas, kemitraan diharapkan membuka peluang kerja, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi lokal.

Karena itu, kunjungan lapangan menjadi momentum bagi APN untuk memastikan setiap rencana disusun berdasarkan kondisi dan data di lapangan, sekaligus melibatkan para pemangku kepentingan sejak tahap awal.

Pelibatan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga dinilai penting agar pembangunan dapat berjalan secara inklusif serta memiliki landasan sosial yang kuat.

Dengan pendekatan tersebut, APN berharap program kemitraan kelapa sawit di Papua Selatan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan agenda pembangunan nasional.

Bagi PT Agrinas Palma Nusantara, kehadiran di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan yang lebih dari sekadar hubungan antara perusahaan dan komoditas.

Mendengar masyarakat, memahami kondisi lapangan, membangun kemitraan, menjaga lingkungan, dan menghadirkan manfaat menjadi pesan utama APN dalam menyiapkan pengembangan kelapa sawit di Papua Selatan.

Tags:

agrinas

Berita Sebelumnya
Solidaridad: Perempuan dan Generasi Muda Jadi Kunci Keberlanjutan Petani Sawit

Solidaridad: Perempuan dan Generasi Muda Jadi Kunci Keberlanjutan Petani Sawit

Keberlanjutan perkebunan kelapa sawit tidak hanya ditentukan oleh peningkatan produktivitas, sertifikasi, ketelusuran (traceability) dan kepatuhan terhadap standar lingkungan. Ketahanan keluarga petani serta keterlibatan perempuan dan generasi muda juga menjadi faktor penting untuk memastikan praktik sawit berkelanjutan dapat terus dijalankan dalam jangka panjang.

1 September 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *