KONSULTASI
Logo

Gapoktan Manunggal Sakti Panen Perdana Padi Gogo di Lahan PSR, Siap Dukung Ketahanan Pangan

30 Maret 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Gapoktan Manunggal Sakti Panen Perdana Padi Gogo di Lahan PSR, Siap Dukung Ketahanan Pangan

sawitsetara.co - SIAK – Gapoktan Manunggal Sakti bersiap melaksanakan panen perdana padi gogo di lahan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Desa Sialang Sakti, Dayun, Siak, pada Selasa (31/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan sekaligus memanfaatkan lahan sela (gawangan) sawit secara produktif.

Idul Fitri

Ketua Gapoktan Manunggal Sakti, Budi Santoso, menjelaskan bahwa penanaman padi dilakukan secara bertahap di atas lahan seluas 32 hektare.

Tahap awal dilakukan pada 6 Desember 2025 seluas 6 hektare, disusul tahap kedua pada 5 Januari 2026 seluas 8 hektare, dan tahap ketiga pada 17 Januari 2026 seluas 14 hektare.

“Penanaman ini kami lakukan bertahap karena tenaga penanggung jawab terbatas, sekaligus untuk meningkatkan peluang keberhasilan,” ujar Budi kepada sawitsetara.co, Senin (30/2/2026).

Idul Fitri

Ia menyebutkan, panen perdana kali ini akan dilakukan pada lahan tahap pertama seluas 6 hektare. Menariknya, hasil panen tersebut sudah memiliki pembeli yang siap menampung langsung di lokasi.

“Yang besok dipanen itu 6 hektare, dan sudah ada yang siap mengambil hasilnya,” katanya.

Menjelang panen perdana, sejumlah pejabat daerah direncanakan akan hadir, termasuk Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, S.AP., M.Si.. Budi berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi pelaku PSR lainnya untuk memanfaatkan lahan secara optimal melalui sistem tumpang sari.

“Lahan PSR, khususnya gawangan, masih punya potensi besar untuk ditanami padi gogo. Ini bisa membantu petani sekaligus mendukung program pemerintah,” tutupnya

Tags:

PSR

Berita Sebelumnya
Perluas Program SDM untuk Wujudkan Keberlanjutan Industri Sawit

Perluas Program SDM untuk Wujudkan Keberlanjutan Industri Sawit

Tingginya persaingan industri minyak nabati maka diharapkan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dapat memperluas program SDM (sumber daya manusia) sawit. Hal ini penting mengingat kebutuhan industri yang semakin kompleks. SDM menjadi faktor kunci dalam mewujudkan keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.

29 Maret 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *