KONSULTASI
Logo

Komite Pengarah BPDP Pastikan Pelatihan SDM PKS Berjalan Sesuai Standar bagi Pekebun

10 Juli 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorHendrik Khoirul
Komite Pengarah BPDP Pastikan Pelatihan SDM PKS Berjalan Sesuai Standar bagi Pekebun

sawitsetara.co - PEKANBARU – Anggota Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Pugar Indriawan, melakukan monitoring Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) 2026 di Novotel Pekanbaru, Jumat (10/7/2026).

Kunjungan dalam agenda tajaan PT Pusat Perkebunan Berkelanjutan Setara Indonesia (Bestari) dan didukung BPDP tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peserta memperoleh fasilitas, materi, dan kualitas pelatihan sesuai standar yang dibiayai pemerintah.

Dalam dialog bersama peserta, Pugar mengatakan monitoring dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara sekaligus memastikan manfaat pelatihan benar-benar diterima pekebun.

“Karena kegiatan ini menggunakan anggaran pemerintah, kami harus memastikan apa yang bapak-bapak terima sesuai dengan yang diusulkan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas ilmunya,” katanya.

Sawit Setara Default Ad Banner

Menurut dia, peningkatan produktivitas sawit rakyat tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur maupun dukungan pembiayaan. Pemerintah juga memandang peningkatan kompetensi petani sebagai kebutuhan mendesak.

“Pemerintah sedang fokus meningkatkan kompetensi petani sawit dari Aceh sampai Papua agar kemampuan mereka semakin baik,” ujarnya.

Ia mengatakan produktivitas kebun rakyat masih jauh di bawah potensi perusahaan sehingga pelatihan menjadi salah satu langkah memperkecil kesenjangan tersebut.

“Kalau di perusahaan produktivitasnya bisa sekitar 30 ton, sementara kebun rakyat masih sekitar 20 ton. Karena itu bapak-bapak diajak belajar langsung supaya produktivitas meningkat,” katanya.

Menurutnya, peningkatan produktivitas akan menjadi jalan utama meningkatkan kesejahteraan petani, terutama ketika luas lahan semakin terbatas.

“Kalau produktivitas meningkat, kesejahteraan petani juga ikut meningkat. Itu tujuan utama program ini,” ujarnya.

Sawit Setara Default Ad Banner

Pugar juga mengajak seluruh peserta aktif berdiskusi dengan para narasumber selama pelatihan berlangsung agar persoalan yang dihadapi di kebun dapat memperoleh solusi.

“Kalau ada kesulitan di lapangan, silakan ditanyakan. Biasanya tidak semua ilmu bisa disampaikan pengajar kalau peserta tidak bertanya,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan belajar selama enam hari secara maksimal sebelum kembali mengelola kebun masing-masing. “Semoga perjuangan bapak-bapak mengikuti pelatihan ini memberikan ilmu yang bermanfaat dan dapat diterapkan di kebun,” tutupnya.

Kegiatan pelatihan PT Bestari ini merupakan bagian dari Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia perkebunan, khususnya pekebun kelapa sawit di Indonesia.

Pelatihan diikuti oleh 172 peserta asal Kabupaten Indragiri Hilir dan menghadirkan narasumber dari PT Bestari serta praktisi berpengalaman dari perusahaan perkebunan nasional. Selama tujuh hari, peserta akan mengikuti pembelajaran di kelas serta praktik lapangan (field trip) memperkuat kompetensi teknis budidaya kelapa sawit yang produktif dan berkelanjutan.

Tags:

BPDPPT Bestari

Berita Sebelumnya
Belajar Langsung di Kebun, Petani Sawit Inhil Perkuat Pengetahuan Budidaya

Belajar Langsung di Kebun, Petani Sawit Inhil Perkuat Pengetahuan Budidaya

Selain praktik di areal kebun, peserta juga mengunjungi unit pembibitan untuk mempelajari proses produksi bibit kelapa sawit. Mereka dikenalkan dengan benih, bibit normal, bibit abnormal, hingga proses seleksi bibit sebelum ditanam di lapangan.

9 Juli 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *