
sawitsetara.co - PEKANBARU – Anggota Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Pugar Indriawan, menerima berbagai aspirasi peserta Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit SDMPKS 2026 tajaan PT Pusat Perkebunan Berkelanjutan Setara Indonesia (Bestari) di Novotel Pekanbaru, Jumat (10/7/2026).
Aspirasi yang disampaikan pekebun antara lain mengenai distribusi pupuk, Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), hingga persoalan kebun yang berada di kawasan hutan.
Dalam sesi dialog, sejumlah peserta berharap pemerintah mempercepat kemudahan akses pupuk agar produktivitas kebun dapat meningkat.

Menanggapi hal tersebut, Pugar mengatakan aspirasi tersebut akan diteruskan kepada unit terkait di BPDP sesuai kewenangannya.
“Kami akan mencoba menyampaikan harapan bapak-bapak kepada bidang yang menangani persoalan tersebut,” katanya.

Peserta lainnya juga meminta pemerintah membantu percepatan pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat agar lebih banyak pekebun dapat memanfaatkan bantuan dana PSR.
Menanggapi hal itu, Pugar menjelaskan pengelolaan program PSR berada pada bidang berbeda di BPDP, namun seluruh masukan tetap akan diteruskan.
“Kalau memang ada hal-hal yang perlu diperbaiki, tentu akan kami sampaikan kepada tim yang menangani PSR,” ujarnya.

Selain itu, peserta turut menyampaikan persoalan kebun yang masuk kawasan hutan dalam program Penertiban Kawasan Hutan (PKH).
Menurut Pugar, persoalan tersebut melibatkan banyak kementerian dan lembaga sehingga penyelesaiannya membutuhkan kebijakan lintas sektor.
“Persoalan PKH melibatkan banyak pihak. Kami akan menyampaikan aspirasi bapak-bapak kepada instansi terkait,” katanya.
Ia meminta petani tetap mengelola kebun secara optimal sambil menunggu kebijakan pemerintah mengenai penyelesaian persoalan tersebut.
“Kita yakin pemerintah tidak akan meninggalkan rakyatnya. Sambil menunggu kebijakan, tetap tingkatkan produktivitas kebun,” ujarnya.

Menutup dialog, Pugar menegaskan seluruh aspirasi peserta dicatat sebagai bahan evaluasi pemerintah meski tidak seluruh persoalan dapat diselesaikan langsung dalam kegiatan tersebut.
“Kami hadir bukan untuk menyelesaikan semua persoalan, tetapi seluruh masukan akan kami tampung dan sampaikan kepada pihak yang berwenang,” pungkasnya.
Kegiatan pelatihan PT Bestari ini merupakan bagian dari Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia perkebunan, khususnya pekebun kelapa sawit di Indonesia.
Pelatihan diikuti oleh 172 peserta asal Kabupaten Indragiri Hilir dan menghadirkan narasumber dari PT Bestari serta praktisi berpengalaman dari perusahaan perkebunan nasional. Selama tujuh hari, 5-12 Juli 2026, peserta akan mengikuti pembelajaran di kelas serta praktik lapangan (field trip) memperkuat kompetensi teknis budidaya kelapa sawit yang produktif dan berkelanjutan.
Tags:



Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *