KONSULTASI
Logo

Petani Sawit Kaltim Tolak Wacana Penutupan PKS Tanpa Kebun, Nilai Penting bagi Pemasaran TBS Rakyat

1 Juni 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Petani Sawit Kaltim Tolak Wacana Penutupan PKS Tanpa Kebun, Nilai Penting bagi Pemasaran TBS Rakyat

sawitsetara.co - PENAJAM PASER UTARA — Wacana penutupan pabrik kelapa sawit (PKS) tanpa kebun mendapat penolakan dari sejumlah petani sawit swadaya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Para petani menilai keberadaan PKS tanpa kebun masih sangat dibutuhkan sebagai alternatif pemasaran tandan buah segar (TBS) yang mereka hasilkan.

Pandangan tersebut disampaikan petani dalam obrolan di sela kegiatan Workshop Pemberdayaan Petani Sawit dalam Pengendalian Ganoderma dan Kumbang Tanduk untuk Keberlanjutan Perkebunan Sawit di Penajam Paser Utara pada Sabtu (30/5/2026).

Saat menanggapi kabar mengenai kemungkinan adanya kebijakan yang mengarah pada penutupan PKS tanpa kebun, seorang petani swadaya menyatakan keberatan. Menurutnya, fasilitas tersebut selama ini menjadi salah satu saluran pemasaran penting bagi petani mandiri yang tidak memiliki kemitraan langsung dengan perusahaan perkebunan besar.

“Jangan ditutuplah, bagaimana petani swadaya menjual TBS kalau PKS tanpa kebun tidak ada?” ujar petani tersebut.

Ia juga mempertanyakan anggapan bahwa penutupan PKS tanpa kebun akan otomatis membuat kebun rakyat bermitra dengan PKS konvensional.

“Apakah dengan ditutupnya PKS tanpa kebun, kebun rakyat langsung bermitra dengan PKS konvensional? Enggak mungkin. PKS tanpa kebun itu alternatif, sekaligus pesaing harga, biar pasar TBS tetap stabil harganya,” katanya.

Menurut petani tersebut, keberadaan PKS tanpa kebun justru membantu menciptakan pilihan pasar bagi petani dan menjaga daya saing harga TBS di tingkat kebun.

“Menurut saya PKS tanpa kebun harus tetap ada dan kalau perlu ditambah. Maju terus PKS tanpa kebun,” ujarnya.

Sawit Setara Default Ad Banner

Pandangan serupa juga disampaikan petani swadaya lainnya di Kalimantan Timur saat berbincang bersama Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Dr. Ir. Gulat Medali Emas Manurung, MP., C.IMA., C.APO, disela agenda serupa.

Mereka menilai PKS tanpa kebun memiliki peran strategis dalam menjaga akses pasar petani, khususnya bagi petani yang belum memiliki hubungan kemitraan dengan perusahaan besar.

“Kalau PKS tanpa kebun ditutup, kami mau jual TBS ke mana? Di PKS konvensional belum tentu diterima. Kalaupun diterima, bisa saja harganya menjadi lebih rendah,” kata seorang petani.

Petani lainnya juga menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap wacana tersebut. “Kami juga tidak setuju kalau ditutup. PKS tanpa kebun itu penting sekali bagi petani karena menjadi tempat kami menjual hasil panen,” ujarnya.

Sawit Setara Default Ad Banner

Menanggapi aspirasi para petani, Ketua Umum DPP APKASINDO Dr. Gulat Medali Emas Manurung menegaskan bahwa suara petani perlu menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan tata niaga sawit nasional. Menurutnya, upaya memperbaiki tata kelola industri harus tetap memperhatikan akses pasar bagi petani sawit rakyat.

“Jadi mari kita dukung PKS tanpa kebun, tentu dengan tetap mematuhi aturan yang ada,” kata Gulat.

Ia juga menyampaikan dukungannya agar petani sawit di Penajam Paser Utara terus memperjuangkan kepentingan mereka dalam rantai pasok industri sawit. “Petani sawit di Penajam Paser Utara harus maju terus. PKS tanpa kebun maju terus, tentu dalam koridor regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Tags:

Berita Sawit

Berita Sebelumnya
Rektor IKOPIN: Indonesia Raja Sawit Dunia, Tapi Nilai Ekonominya Masih Dikendalikan Pihak Asing

Rektor IKOPIN: Indonesia Raja Sawit Dunia, Tapi Nilai Ekonominya Masih Dikendalikan Pihak Asing

Rektor Institut Koperasi Indonesia (IKOPIN), Prof. Dr. Agus Pakpahan, menilai dominasi produksi belum otomatis membuat Indonesia memiliki kendali terhadap pembentukan harga dan nilai tambah komoditas sawit.

31 Mei 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *