KONSULTASI
Logo

Sukabumi Jadi Sentra Sawit Terbesar Jabar, Produksi Hampir Separuh Total Provinsi

5 Januari 2026
AuthorDwi Fatimah
EditorDwi Fatimah
Sukabumi Jadi Sentra Sawit Terbesar Jabar, Produksi Hampir Separuh Total Provinsi
HOT NEWS

sawitsetara.co - SUKABUMI - Kabupaten Sukabumi tercatat sebagai daerah dengan luasan lahan dan produksi kelapa sawit terbesar di Jawa Barat. Berdasarkan data Open Data Jabar, produksi sawit Sukabumi pada 2024 mencapai 99.448 ton, atau 45,45 persen dari total produksi kelapa sawit Jawa Barat yang berada di angka 218.807 ton.

Dominasi Sukabumi ini kembali menjadi sorotan di tengah mencuatnya isu perkebunan sawit di Jawa Barat, menyusul terbitnya Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 187/PM.05.02.01/PEREK yang melarang penanaman kelapa sawit baru di wilayah tersebut.

Data menunjukkan, Sukabumi tidak hanya unggul dari sisi produksi, tetapi juga menguasai luasan kebun sawit terluas di Jawa Barat. Pada 2024, total lahan sawit di Sukabumi mencapai 6.526 hektare, atau sekitar 41 persen dari total luasan kebun sawit Jawa Barat yang tercatat seluas 15.919 hektare.

Di bawah Sukabumi, Kabupaten Bogor menempati posisi kedua dengan produksi 53.471 ton atau 24,44 persen, dari luasan lahan sawit sekitar 3.692 hektare. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Garut dengan produksi 25.697 ton (11,74 persen) dari lahan seluas 3.701 hektare.

Sawit Setara Default Ad Banner

Sementara itu, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Subang juga tercatat sebagai sentra sawit menengah di Jawa Barat. Cianjur memproduksi 20.043 ton (9,16 persen) dari lahan 868 hektare, sedangkan Subang menghasilkan 19.833 ton (9,06 persen) dari lahan 1.032 hektare.

Berbanding terbalik, tiga daerah lain memiliki kontribusi produksi sawit yang sangat kecil. Kabupaten Pangandaran hanya mencatat produksi 239 ton (0,11 persen) dari lahan 81 hektare. Kabupaten Tasikmalaya memproduksi 68 ton (0,03 persen) dengan lahan 17 hektare, sementara Kota Banjar berada di posisi terbawah dengan produksi hanya 8 ton dari lahan 2 hektare.

Besarnya kontribusi Sukabumi terhadap produksi sawit Jawa Barat menegaskan peran strategis daerah tersebut dalam rantai pasok kelapa sawit regional. Namun, kebijakan larangan penanaman sawit yang dikeluarkan Pemprov Jabar berpotensi menimbulkan dinamika baru, khususnya bagi daerah-daerah dengan ketergantungan tinggi terhadap komoditas ini.

Sawit Setara Default Ad Banner

Ke depan, tantangan bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha adalah memastikan keberlanjutan sektor perkebunan sawit yang telah ada, sembari menyesuaikan diri dengan arah kebijakan baru yang ditegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.


Berita Sebelumnya
GAPKI Soroti Lambatnya PSR dan Dampak Kebijakan B50 terhadap Ekspor maupun Harga Minyak Goreng

GAPKI Soroti Lambatnya PSR dan Dampak Kebijakan B50 terhadap Ekspor maupun Harga Minyak Goreng

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono menyampaikan pandangannya terkait sejumlah isu krusial dalam industri kelapa sawit. Mulai dari lambatnya peremajaan sawit rakyat (PSR) hingga potensi dampak kebijakan B50 terhadap ekspor dan harga minyak goreng dalam negeri.

| Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *