KONSULTASI
Logo

Edukasi ke Sekolah, GAPKI Tekankan Peran Strategis Sawit

5 Mei 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Edukasi ke Sekolah, GAPKI Tekankan Peran Strategis Sawit

sawitsetara.co - PASANGKAYU — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menegaskan bahwa posisi kelapa sawit sebagai tulang punggung ekonomi daerah sekaligus sektor strategis dalam pembangunan berkelanjutan. Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan edukasi “Sobat Sawit Goes To School” yang digelar di Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Ketua GAPKI Cabang Sulawesi, Dony Yoga Perdana, menyebut industri sawit tidak hanya berkontribusi pada ekspor, tetapi juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. “Sawit adalah komoditas strategis yang berperan besar dalam penyerapan tenaga kerja, pengembangan ekonomi daerah, dan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di SMK Negeri 1 Pasangkayu itu merupakan kolaborasi GAPKI bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Program ini menyasar pelajar SMA dan SMK agar lebih memahami industri sawit dari hulu ke hilir, termasuk peluang karier di dalamnya.

Sawit Setara Default Ad Banner

Dony berharap pendekatan edukatif ini mampu menjembatani kesenjangan informasi yang selama ini kerap muncul di kalangan generasi muda. “Melalui program ini, kami ingin menghadirkan edukasi kelapa sawit yang lebih dekat, interaktif, dan relevan bagi generasi muda, khususnya pelajar tingkat SMA/SMK,” katanya.

Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyoroti dampak langsung sektor sawit terhadap ekonomi lokal. Ia menilai industri ini telah menggerakkan berbagai sektor turunan serta membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap para siswa dapat memperoleh pemahaman yang benar dan utuh mengenai kelapa sawit, mulai dari proses budidaya, manfaat ekonomi, hingga pengelolaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Jadilah sobat sawit yang cerdas, kreatif dan peduli kepada lingkungan,” ujar Yaumil.

Sawit Setara Default Ad Banner

Dari sisi akademik, Failur Rahman dari Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako menegaskan dominasi sawit dalam struktur ekonomi Sulawesi Barat. Ia menyebut komoditas ini menyumbang hingga 90 persen ekspor provinsi tersebut. Namun, Failur juga mengingatkan pentingnya literasi informasi di kalangan pelajar.

“Generasi muda agar kritis dalam membaca berita dan informasi, sehingga tidak termakan berita yang keliru. Validasi informasi diperlukan,” tegasnya.

Program “Sobat Sawit Goes To School” sendiri menjadi bagian dari strategi lebih luas BPDP dalam memperkuat sektor sawit, mulai dari Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), pengembangan sumber daya manusia, hingga riset dan promosi industri.

Tak sekadar sosialisasi, kegiatan ini juga dikemas dengan berbagai agenda interaktif, seperti pameran karya siswa, lomba mading bertema sawit, hingga diskusi “mitos vs fakta” yang mengupas isu lingkungan dan keberlanjutan. Lebih dari 280 siswa dan guru dari berbagai sekolah di Pasangkayu turut ambil bagian, menandai upaya serius membangun pemahaman generasi muda terhadap industri yang selama ini kerap menjadi sorotan.

Tags:

GAPKI

Berita Sebelumnya
Sawit Tak Gentar Tekanan Global, Akademisi Tekankan Kunci pada Ketegasan Pemerintah

Sawit Tak Gentar Tekanan Global, Akademisi Tekankan Kunci pada Ketegasan Pemerintah

Guru Besar Ekonomi Universitas Riau, Prof. Dr. Almasdi Syahza, menyatakan bahwa tekanan global terhadap sawit bukanlah ancaman utama, melainkan bagian dari dinamika persaingan dalam ekonomi internasional.

4 Mei 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *