
sawitsetara.co - JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pertanian menetapkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun mitra swadaya untuk periode 1 Juni hingga 15 Juni 2026. Penetapan tersebut diputuskan dalam rapat Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Mitra Swadaya Provinsi Papua yang digelar pada 19 Juni 2026 di Kantor Dinas Pertanian Provinsi Papua.
Berdasarkan berita acara penetapan harga, rata-rata harga Crude Palm Oil (CPO) lokal ditetapkan sebesar Rp14.220,00 per kilogram, sedangkan rata-rata harga kernel lokal mencapai Rp14.883,96 per kilogram. Sementara itu, Faktor K yang digunakan dalam perhitungan harga TBS ditetapkan sebesar 92,41 persen.

Dari hasil perhitungan tersebut, harga TBS tertinggi untuk pekebun mitra swadaya Papua berada pada komposisi Tenera 100 persen dan Dura 0 persen, yakni sebesar Rp3.373,18 per kilogram. Harga tersebut berlaku untuk transaksi TBS selama periode 1–15 Juni 2026.
Dibandingkan periode 1–15 Mei 2026, harga TBS swadaya Papua mengalami penurunan tipis. Pada periode sebelumnya, harga tertinggi tercatat sebesar Rp3.336,37 per kilogram, sedangkan pada periode terbaru menjadi Rp3.373,18 per kilogram. Perubahan harga ini dipengaruhi oleh pergerakan harga CPO, harga kernel, serta penyesuaian faktor K yang digunakan dalam formula penetapan harga.
Selain menetapkan harga TBS, tim juga menetapkan nilai cangkang sebesar Rp0,00 per kilogram. Pemerintah berharap harga yang telah ditetapkan dapat menjadi pedoman bagi perusahaan dan pekebun dalam melakukan transaksi pembelian TBS secara adil dan transparan.

Daftar Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Papua Periode 1–15 Juni 2026
Tenera 100% – Dura 0% : Rp3.373,18/kg
Tenera 90% – Dura 10% : Rp3.352,07/kg
Tenera 80% – Dura 20% : Rp3.332,29/kg
Tenera 70% – Dura 30% : Rp3.312,51/kg
Tenera 60% – Dura 40% : Rp3.292,73/kg
Tenera 50% – Dura 50% : Rp3.272,94/kg
Tenera 40% – Dura 60% : Rp3.253,16/kg
Tags:



Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *