KONSULTASI
Logo

Sinergi Generasi Muda dan Petani Sawit Menguat, APKASINDO Kalbar dan APMI Siap Kembangkan SDM Unggul

13 April 2026
AuthorDwi Fatimah
EditorDwi Fatimah
Sinergi Generasi Muda dan Petani Sawit Menguat, APKASINDO Kalbar dan APMI Siap Kembangkan SDM Unggul

sawitsetara.co - PONTIANAK - Komitmen memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat semakin nyata. Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPW APKASINDO) Kalbar menerima audiensi Badan Pengurus Wilayah Asosiasi Planters Muda Indonesia (BPW APMI) Kalbar periode 2025–2027 dalam sebuah pertemuan strategis yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi.

Audiensi ini digelar di Kantor Sekretariat DPW APKASINDO Kalbar, Jalan Letjend. Sutoyo, Gedung Graha Dekopinwil Kalbar, Pontianak. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penting untuk menyatukan visi dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) perkebunan yang unggul dan berdaya saing.

Yang menjadi sorotan dalam pertemuan ini adalah kehadiran para pengurus APMI Kalbar yang merupakan mahasiswa penerima Program Beasiswa SDM Sawit BPDPKS tahun 2025 dari Fakultas Pertanian Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat. Kehadiran mereka menjadi simbol nyata regenerasi di sektor sawit, sekaligus bukti keberlanjutan program pengembangan SDM yang telah dijalankan.

Sebelumnya, DPW APKASINDO Kalbar dan pihak kampus telah menjalin kerja sama strategis dalam bidang pendidikan dan pengembangan SDM, yang kini mulai menunjukkan hasil melalui lahirnya generasi muda terdidik di sektor perkebunan.

Sawit Setara Default Ad Banner

Dalam pertemuan tersebut, jajaran pengurus DPW APKASINDO Kalbar yang hadir di antaranya Ketua DPW Indra Rustandi, Sekretaris Agus Kuswara, Wakil Ketua Bidang Kemitraan Fajri Muslim, serta Wakil Sekretaris Bidang Diklat dan SDM Jun Andrian. Sementara dari BPW APMI Kalbar hadir Ketua M. Firmansyah bersama jajaran pengurus lainnya.

Diskusi yang berlangsung mencakup berbagai agenda strategis. Salah satu fokus utama adalah penguatan organisasi melalui pemaparan visi, misi, serta program kerja APMI yang berorientasi pada pendidikan, inovasi, dan kontribusi sosial kemasyarakatan.

Selain itu, kedua belah pihak juga membahas peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan dan pelatihan. Program beasiswa sawit menjadi salah satu instrumen penting dalam mencetak SDM yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan industri perkebunan yang terus berkembang.

Tidak hanya itu, sinergi antar lembaga juga menjadi perhatian utama. APKASINDO sebagai representasi petani sawit dan APMI sebagai wadah generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem perkebunan yang modern. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong penguatan advokasi, peningkatan komunikasi publik, hingga penerapan teknologi pertanian di tingkat lapangan.

Sebagai langkah konkret, kedua organisasi juga mulai merumuskan rencana program kerja bersama yang dapat segera direalisasikan. Program-program ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi petani serta pelaku usaha sawit di Kalimantan Barat.

Sawit Setara Default Ad Banner

Ketua DPW APKASINDO Kalbar, Indra Rustandi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam keberlanjutan industri sawit nasional.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran APMI. Kalian adalah generasi penerus yang memiliki bekal ilmu dan semangat baru. APKASINDO terbuka untuk bersinergi, berbagi pengalaman, dan bersama-sama membangun sektor perkebunan yang lebih maju dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPW APMI Kalbar, M. Firmansyah, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menegaskan komitmen APMI untuk menjadikan kolaborasi ini sebagai langkah awal dalam menghadirkan program nyata bagi masyarakat perkebunan.

“Kami berharap sinergi ini tidak berhenti pada pertemuan saja, tetapi dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat langsung, khususnya bagi petani sawit di Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi. Kedua pihak berharap kerja sama yang telah terjalin dapat segera diwujudkan dalam berbagai program konkret yang berdampak luas, sekaligus menjadi fondasi kuat dalam mencetak SDM sawit unggul di masa depan.


Berita Sebelumnya
Perusahaan Di Babel Diminta Patuhi Kesepakatan Harga TBS Sawit

Perusahaan Di Babel Diminta Patuhi Kesepakatan Harga TBS Sawit

Simbiosis mutualisme, itulah yang seharusnya dilakukan oleh perusahaan kepada petani, dimana petani berhak mendapatkan harga tandan buah segar (TBS) dari perusahaan sesuai dengan harga kesepakatan TBS,

12 April 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *