KONSULTASI
Logo

APKASINDO Dampingi Wakil Menteri Bappenas Bahas Efisiensi Sektor Hulu Melalui Mekanisasi di Beijing, China

27 Juni 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
APKASINDO Dampingi Wakil Menteri Bappenas Bahas Efisiensi Sektor Hulu Melalui Mekanisasi di Beijing, China
HOT NEWS

sawitsetara.co - BEIJING - Head of International Relation APKASINDO, Dr. (Cn) Djono A. Burhan, S.Kom., MMgt (Int. Bus), CC, CL, mewakili Ketua Umum DPP APKASINDO Dr. Ir. Gulat Manurung, MP, C.APO, C.IMA, mendampingi Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, dalam rangkaian kunjungan kerja di Beijing, China. Kunjungan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Indonesia dan China.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi Indonesia bertemu dengan sejumlah pelaku usaha dan investor asal China yang menyampaikan komitmen mereka untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi dengan Indonesia. Para pengusaha China menilai Indonesia sebagai mitra strategis dengan pasar yang sangat potensial serta memiliki prospek besar bagi pengembangan investasi jangka panjang yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Selain memperluas pasar, para pelaku usaha tersebut juga menyatakan keinginan untuk turut membangun ekosistem bisnis yang lebih kuat di Indonesia melalui kerja sama yang saling menguntungkan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri PPN/Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, menyambut baik minat para investor dan pelaku usaha China untuk berkolaborasi dengan Indonesia.

“Indonesia membutuhkan mitra-mitra kerja yang memiliki niat bukan hanya untuk berbisnis, tetapi juga untuk membangun ekosistem kedua negara,” ujar Febrian dalam pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. (Cn) Djono A. Burhan menyoroti besarnya peluang pengembangan industri kelapa sawit Indonesia, khususnya melalui pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas petani sawit. Menurutnya, pengembangan perkebunan sawit tidak hanya berbicara mengenai peningkatan produksi, tetapi juga bagaimana mengefisienkan seluruh proses produksi hingga pascapanen melalui mekanisasi.

Sawit Setara Default Ad Banner

“Industri sawit di Indonesia masih memiliki banyak peluang yang dapat dikembangkan, terutama dalam hal teknologi untuk meningkatkan produktivitas. Seperti yang kita ketahui, produktivitas petani masih cenderung lebih rendah dibandingkan perusahaan negara maupun perusahaan swasta. Penerapan mekanisasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi,” jelas Djono.

Lebih lanjut, Djono menegaskan bahwa peningkatan produktivitas petani sawit akan memberikan dampak ekonomi yang sangat besar bagi daerah-daerah sentra perkebunan dan sejalan dengan visi pembangunan nasional yang berorientasi pada penguatan ekonomi desa.

“Pak Ketua Umum menitip oleh-oleh berupa peluang kolaborasi yang dapat memberi manfaat bagi petani sawit. Bayangkan jika produktivitas petani bisa meningkat minimal setara dengan perusahaan swasta, maka produk ekonomi di daerah akan semakin meningkat dan sesuai dengan cita-cita Bapak Presiden Prabowo dalam Asta Cita nomor 6, yaitu membangun dari desa,” tambahnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan China, sekaligus membuka peluang kerja sama baru di berbagai sektor strategis, termasuk pengembangan teknologi, investasi, serta peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Sawit Setara Default Ad Banner

Melalui dialog yang konstruktif antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi profesi seperti APKASINDO, diharapkan kerja sama Indonesia–China dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa.

“Suatu kebanggaan bagi organisasi petani sawit dapat mendampingi sekaligus berperan sebagai pembicara dalam pertemuan internasional. Hal ini menjadi pengalaman dan pembelajaran yang sangat berarti bagi kami, para petani sawit,” ujar Djono.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada APKASINDO untuk mewakili para pemangku kepentingan sektor sawit Indonesia dalam forum internasional di China.

“Terima kasih kepada semua pihak atas kepercayaannya kepada APKASINDO untuk mewakili stakeholder sawit Indonesia di China,” tutup Djono kepada sawitsetara.co.

Tags:

APKASINDO

Berita Sebelumnya
Prof. Agus Gunakan Konsep Quantum Tunneling untuk Jelaskan Jalan Keluar Petani Sawit

Prof. Agus Gunakan Konsep Quantum Tunneling untuk Jelaskan Jalan Keluar Petani Sawit

Ekonom koperasi Prof. Agus Pakpahan menggunakan konsep quantum tunneling dalam fisika kuantum untuk menjelaskan jalan keluar petani kelapa sawit dari ketimpangan struktural yang selama puluhan tahun membelit ekonomi rakyat. Menurut dia, perubahan tidak harus menunggu runtuhnya struktur lama, tetapi dapat dilakukan dengan membangun sistem ekonomi baru yang mampu “menembus” hambatan tersebut.

26 Juni 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *