KONSULTASI
Logo

Gapki Dorong Komunikasi Sawit dan Media Lebih Substantif, Bukan Sekadar Saat Ada Isu

19 Agustus 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorHendrik Khoirul
Gapki Dorong Komunikasi Sawit dan Media Lebih Substantif, Bukan Sekadar Saat Ada Isu

sawitsetara.co - JAKARTA — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mendorong pola komunikasi yang lebih berkelanjutan antara industri sawit dan media. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas pemahaman publik mengenai industri kelapa sawit yang masih menghadapi beragam tantangan.

Ketua Bidang Komunikasi Gapki Bandung Sahari mengatakan persoalan yang muncul di sektor sawit tidak semestinya dipandang sebagai persoalan industri semata. Berbagai tantangan tersebut, menurut dia, perlu dihadapi secara bersama melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Oleh karena itu, kita harus melihat challenge ini bersama-sama sebagai sebuah tantangan yang harus dihadapi bersama untuk kepentingan bukan hanya industri sawit, tetapi juga rakyat Indonesia secara positif,” ujar Bandung di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa (18/82026).

apkasindo

Menurut Bandung, media memiliki posisi penting dalam menjembatani informasi antara industri dan masyarakat. Sebab, masih banyak informasi mengenai industri sawit yang belum diketahui publik secara luas.

Karena itu, komunikasi antara pelaku usaha dan wartawan tidak seharusnya baru dibangun ketika sebuah isu mencuat. Hubungan tersebut perlu dipelihara secara konsisten sehingga informasi mengenai sawit dapat disampaikan secara lebih utuh, termasuk ketika industri tidak sedang menghadapi polemik.

“Karena itu, komunikasi yang dibangun tidak cukup hanya berlangsung ketika muncul isu, tetapi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pemahaman mengenai industri sawit dapat disampaikan secara lebih utuh,” kata dia.

Bandung mengatakan komunikasi yang lebih intensif juga membuka ruang bagi pembahasan industri sawit yang lebih substantif. Menurut dia, kualitas informasi akan semakin kuat apabila didukung data yang lengkap dan interaksi yang rutin antara industri dengan media.

Ia berharap hubungan tersebut tidak hanya menghasilkan pemberitaan, tetapi juga membantu publik memahami persoalan sawit secara lebih komprehensif. Data dan informasi yang memadai diperlukan untuk melihat industri dari berbagai sisi, termasuk kepentingan masyarakat yang bergantung pada sektor tersebut.

“Banyak hal yang harus diketahui, tetapi publik tidak tahu. Kalau data-data kita lengkap, informasi kita lengkap, karena kita saling berinteraksi secara intens, harapannya ke depan kita bisa lebih mengatakan yang substantif dan memberikan dampak yang signifikan untuk masyarakat, terutama untuk bangsa ini,” ujarnya.

apkasindo

Komunikasi yang berlangsung secara berkelanjutan, kata Bandung, sekaligus dapat membantu industri mengetahui kebutuhan informasi dari berbagai pemangku kepentingan. Kebutuhan tersebut tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari pihak-pihak di luar negeri yang berkepentingan terhadap industri sawit Indonesia.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Umum Forwatan Beledug Bantolo. Menurut dia, penguatan hubungan antara industri dan media diperlukan untuk memperluas penyampaian informasi mengenai sektor sawit kepada masyarakat.

“Penguatan hubungan antara industri dan media menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem komunikasi sawit yang lebih terbuka,” ujar Bantolo.

Ia mengatakan komunikasi yang terbuka tidak semestinya bersifat reaktif. Industri dan media perlu membangun hubungan secara konsisten agar komunikasi tidak hanya muncul ketika terjadi persoalan atau ketika industri membutuhkan klarifikasi atas sebuah isu.

Menurut Bantolo, hubungan yang terjalin secara berkelanjutan dapat memperkuat pemahaman bersama. Di saat yang sama, pola komunikasi tersebut membantu memastikan informasi mengenai industri sawit disampaikan secara akurat, substantif, dan tepat sasaran.

Dengan demikian, komunikasi antara industri, media, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi ketika isu mencuat. Lebih jauh, hubungan tersebut dapat membentuk ruang dialog yang memungkinkan persoalan industri sawit dibahas berdasarkan data dan informasi yang memadai.

Upaya itu menjadi penting di tengah posisi sawit sebagai salah satu sektor strategis yang berkaitan dengan ekonomi masyarakat, industri, perdagangan, hingga kepentingan nasional. Dengan komunikasi yang lebih terbuka dan berkelanjutan, publik diharapkan memperoleh gambaran mengenai industri sawit secara lebih menyeluruh.

Tags:

GAPKIBerita Sawit

Berita Sebelumnya
CPO Malaysia Tembus Level Tertinggi Sejak April, Pasar Dibayangi Stok dan Ekspor

CPO Malaysia Tembus Level Tertinggi Sejak April, Pasar Dibayangi Stok dan Ekspor

Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) menguat serempak pada perdagangan Senin (17/8/2026). Penguatan membawa harga CPO ke level tertinggi sejak awal April, setelah sempat tertekan dalam beberapa sesi sebelumnya.

18 Agustus 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *