KONSULTASI
Logo

SMK Vokasi Khusus Sawit dan Kehutanan Hadir di Pekanbaru, Jawab Krisis SDM Industri di Riau

20 April 2026
AuthorDwi Fatimah
EditorDwi Fatimah
SMK Vokasi Khusus Sawit dan Kehutanan Hadir di Pekanbaru, Jawab Krisis SDM Industri di Riau

sawitsetara.co - PEKANBARU - Kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja terampil dan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) di sektor perkebunan dan kehutanan di Riau kian nyata. Di tengah luasnya jutaan hektare kebun kelapa sawit dan Hutan Tanaman Industri (HTI), industri justru masih kekurangan tenaga profesional yang siap pakai. Menjawab kondisi tersebut, SMK Nurul Falah Pekanbaru resmi membuka jurusan khusus kelapa sawit dan kehutanan HTI sebagai langkah strategis mencetak SDM unggul berbasis kebutuhan industri.

Ketua Yayasan Nurul Falah Pekanbaru, Muhammad Syafii, menegaskan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit dan kehutanan HTI sejatinya membutuhkan jutaan tenaga kerja profesional yang idealnya berasal dari putra-putri daerah sendiri.

“Riau memiliki potensi luar biasa, tetapi belum didukung oleh jumlah tenaga terampil yang memadai. Ini peluang besar sekaligus tantangan yang harus segera dijawab,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih minimnya lembaga pendidikan yang fokus pada bidang kelapa sawit dan kehutanan, padahal ratusan perusahaan besar beroperasi di wilayah ini, termasuk PT Riau Andalan Pulp and Paper dan PT Indah Kiat Pulp and Paper yang telah berkelas dunia.

Sawit Setara Default Ad Banner

Berangkat dari pengalaman mengadopsi sistem pendidikan vokasi di Jerman, Yayasan Nurul Falah mulai mengambil langkah nyata sejak 2022 dengan mendirikan sekolah berbasis keahlian khusus di bidang perkebunan dan kehutanan.

Kini, terobosan tersebut semakin diperkuat dengan dibukanya jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit dan Kehutanan HTI di SMK Nurul Falah Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Lintas Timur KM 18,5, Kecamatan Kulim, Pekanbaru.

Kehadiran sekolah ini menjadi angin segar bagi masyarakat. Untuk pertama kalinya, tersedia lembaga pendidikan vokasi yang mengintegrasikan keilmuan kelapa sawit dan kehutanan HTI dalam satu sistem pembelajaran terpadu.

Tak hanya itu, SMK Nurul Falah Pekanbaru juga menawarkan berbagai fasilitas unggulan, mulai dari ruang belajar modern ber-AC, digital room, hingga lahan praktikum seluas 4 hektare yang menunjang pembelajaran berbasis praktik. Para siswa juga dipersiapkan untuk langsung terjun ke dunia kerja dengan bekal sertifikasi keahlian, seperti kerani hingga mandor kebun/HTI.

Sawit Setara Default Ad Banner

Menariknya, sekolah ini juga membuka peluang luas bagi lulusan, baik untuk langsung bekerja di industri maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di bidang terkait.

Seiring dibukanya Penerimaan Murid Baru (PMB) Tahun Ajaran 2026/2027, masyarakat diajak untuk memanfaatkan kesempatan ini. Tersedia pilihan jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan, Kehutanan (Akasia dan Eucalyptus), serta Administrasi (Kerani Sawit dan HTI).

Langkah ini dinilai sebagai strategi penting dalam mencetak generasi muda Riau yang unggul, kompeten, dan siap bersaing, sekaligus mendukung keberlanjutan sektor perkebunan dan kehutanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah.


Berita Sebelumnya
Di Andalas Forum Terfokus Urgensi BKSN Dari Perspektif APKASINDO dan Satgas Sawit Nasional

Di Andalas Forum Terfokus Urgensi BKSN Dari Perspektif APKASINDO dan Satgas Sawit Nasional

Langkah ini dinilai mendesak untuk menyatukan fragmentasi kebijakan yang saat ini tersebar di lebih dari 37 Kementerian/Lembaga, yang sering kali menyebabkan tumpang tindih regulasi dan inefisiensi data.

19 April 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *