Berita

Menurut Gulat, keterlibatan perguruan tinggi menjadi penting karena petani sawit membutuhkan dukungan teknis untuk mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana perkebunan, terutama jalan, jembatan dan kanalisasi.
1 Oktober 2026

Sosialisasi dan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman petani terhadap standar keberlanjutan sekaligus mempersiapkan petani untuk menerapkan pengelolaan kebun yang lebih baik.
29 September 2026

Gulat menyampaikan apresiasi atas terbentuk dan dilantiknya kepengurusan DPD APKASINDO Melawi. Menurutnya, penguatan organisasi di tingkat kabupaten menjadi penting agar petani memiliki posisi tawar dalam berkomunikasi dengan pemerintah maupun pelaku industri sawit.
24 September 2026

sektor perkebunan kelapa sawit memiliki peranan penting dalam perekonomian Kabupaten Melawi. Perkebunan kelapa sawit memberikan kontribusi terhadap pendapatan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, serta menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.
24 September 2026


Menurutnya, kondisi tersebut membuat Aceh belum mampu mengoptimalkan nilai tambah dari komoditas sawit, termasuk dari sisi logistik, perdagangan, hingga aktivitas ekonomi turunannya.
21 September 2026

Dr. Gulat menilai keterlibatan perguruan tinggi sangat penting karena sawit memiliki posisi strategis dalam perekonomian Riau. Menurutnya, kampus-kampus di Riau perlu mengenal sektor sawit lebih dekat agar dapat memberikan kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan petani dan perkembangan industri.
14 September 2026

Pengajuan Program Sarana dan Prasarana (Sarpras) perkebunan kelapa sawit kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tidak berhenti pada kelengkapan dokumen. Kebutuhan pekebun, kondisi aktual kebun, hingga penyusunan anggaran perlu dipastikan sejak awal agar bantuan yang diajukan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.
11 September 2026

Ketua Departemen Bidang Hubungan Internasional dan Diplomasi Sawit DPP APKASINDO, Dr. (cn) Djono A. Burhan, S.Kom., MMgt (Int. Bus), CC, CL, mendapat penugasan khusus untuk hadir sebagai pembicara mewakili Ketua Umum DPP APKASINDO, Dr. Ir. Gulat Medali Emas Manurung, MP., C.IMA., C.APO.
9 September 2026


Peserta yang mengikuti proses pendampingan melalui bimbingan belajar (bimbel) yang difasilitasi Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Inhu turut menjadi bagian dari capaian tersebut.
9 September 2026

Keberangkatan rombongan petani sawit tersebut dilakukan untuk mengikuti International Oil Palm Smallholder (IOPS) Forum 2026 yang akan berlangsung pada 27–29 Agustus 2026 di IKN.
24 Agustus 2026

Workshop dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., serta diikuti pengurus dan anggota koperasi sawit rakyat, mahasiswa, perwakilan instansi terkait, hingga jajaran pengurus APKASINDO Kaltara.
29 Juli 2026

Melihat adanya selisih harga yang cukup lebar, APKASINDO Bangka Belitung berharap perusahaan-perusahaan kelapa sawit di Pulau Bangka segera menyesuaikan harga agar petani dapat merasakan manfaat dari kebijakan B50 dan membaiknya kondisi pasar sawit dunia.
21 Juli 2026
