
sawitsetara.co - PADANG — Suasana di ruang tunggu Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat (Sumbar), pada Senin pagi (21/9/2026) menjadi titik awal perjalanan ratusan anak keluarga petani sawit menuju perguruan tinggi.
Gubernur Sumbar Mahyeldi turut membersamai pelepasan secara langsung para penerima Program Beasiswa Sawit 2026 yang akan menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi di luar Sumbar.
Pelepasan itu berlangsung sederhana. Mahyeldi hadir bersama Ketua DPW APKASINDO Sumbar Jufri Nur, S.E., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Fuadi, Kepala Dinas Pertanian Sumbar Ir. Afniwirman, para orang tua, dan siswa penerima beasiswa.

Ketua DPW APKASINDO Sumbar Jufri Nur mengatakan sekitar 300 anak asal Sumbar mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan melalui Program Beasiswa Sawit pada 2026.
Menurut Jufri, keberangkatan para siswa bukan sekadar perjalanan untuk menempuh pendidikan. Mereka juga membawa harapan keluarga dan para petani sawit di Sumbar.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik orang tua dan Sumatera Barat. Berangkat membawa doa orang tua dan harapan petani sawit, pulanglah membawa ilmu dan prestasi untuk membangun Sumatera Barat,” kata Jufri.
Ia juga menjelaskan kepada para orang tua bahwa biaya pendidikan penerima beasiswa didukung melalui Dana Sawit. Dukungan tersebut mencakup keberangkatan, masa pendidikan, hingga penyelesaian kuliah sesuai dengan ketentuan program.
Bagi DPW APKASINDO Sumbar, kehadiran Gubernur Mahyeldi dalam pelepasan tersebut memiliki arti tersendiri. APKASINDO menyampaikan apresiasi karena untuk pertama kalinya di Sumbar, keberangkatan penerima Beasiswa Sawit dilepas langsung oleh gubernur.
Jufri berterima kasih kepada Mahyeldi dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumbar atas perhatian terhadap program pendidikan bagi anak-anak keluarga petani sawit.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumbar yang telah hadir dan melepas langsung para penerima Beasiswa Sawit. Ini menjadi perhatian dan penghargaan tersendiri bagi anak-anak serta orang tua mereka,” ujar Jufri.
APKASINDO Sumbar berharap program tersebut tidak berhenti pada pemberian akses pendidikan. Para penerima beasiswa diharapkan kembali ke Sumbar setelah menyelesaikan pendidikan dan membawa pengetahuan serta keterampilan yang dapat diterapkan di sektor perkebunan kelapa sawit.
Ilmu yang diperoleh para penerima beasiswa diharapkan ikut mendorong peningkatan produktivitas perkebunan dan kesejahteraan petani sawit di daerah.
Pelepasan di Bandara Internasional Minangkabau ditutup dengan doa bersama dan foto bersama. Setelah itu, para siswa melanjutkan perjalanan menuju perguruan tinggi masing-masing.
Tags:


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *