KONSULTASI
Logo

Petani Sawit Didorong Pakai Benih Unggul, APKASINDO Sumsel Jalin Kerja Sama dengan PT Tania Selatan

16 April 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Petani Sawit Didorong Pakai Benih Unggul, APKASINDO Sumsel Jalin Kerja Sama dengan PT Tania Selatan

OGAN KOMERING ILIR — DPW APKASINDO Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Tania Selatan pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan berlangsung di Seed Processing Unit milik perusahaan yang berlokasi di KM 100, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Wakil Ketua I DPW APKASINDO Sumsel, M. Yunus, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung proses produksi benih kelapa sawit, mulai dari tahap penyerbukan hingga pengolahan kecambah di unit pengolahan benih.

“Hari ini kami berkunjung untuk memastikan bagaimana proses produksi benih atau kecambah kelapa sawit dilakukan. Alhamdulillah, kami sudah melihat seluruh tahapan tersebut secara langsung,” ujar Yunus.

Sawit Setara Default Ad Banner

Selain itu, kata dia, kunjungan ini juga menjadi langkah awal dalam menjalin kerja sama strategis antara APKASINDO dan PT Tania Selatan, khususnya dalam penyaluran benih unggul kepada petani sawit.

“Tujuan berikutnya adalah mengadakan MoU untuk menyalurkan kecambah produksi PT Tania Selatan, yakni TS 1, TS 2, dan TS 3. Harapannya, petani kelapa sawit di seluruh Indonesia dapat mengakses kecambah unggul yang legal dan berkualitas, sehingga mampu meningkatkan produktivitas kebun dan produksi sawit nasional,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan PT Tania Selatan, Rahmat Syah, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan benih dan bibit kelapa sawit unggul bagi petani maupun konsumen.

“Kami berkomitmen untuk menyediakan bahan tanaman terbaik yang dapat ditanam oleh petani maupun konsumen yang membutuhkan. Ini juga sejalan dengan program pemerintah, khususnya Peremajaan Sawit Rakyat (PSR),” ujar Rahmat.

Sawit Setara Default Ad Banner

Ia menjelaskan bahwa benih yang diproduksi PT Tania Selatan telah melalui proses seleksi ketat dan dikembangkan di wilayah dengan kondisi iklim kering, sehingga memiliki ketahanan lebih baik terhadap kekeringan.

“Bahan tanaman kami diseleksi di daerah yang sering mengalami kemarau panjang, sehingga relatif lebih toleran terhadap kondisi kering,” tambahnya.

Tidak hanya menyediakan benih, PT Tania Selatan juga memberikan layanan purna jual (after sale) kepada petani. Layanan tersebut mencakup pendampingan mulai dari pembibitan hingga perawatan tanaman di lapangan.

“Kami memberikan layanan pendampingan secara Cuma-Cuma, mulai dari pembuatan bibit hingga perawatan di lapangan. Harapannya, petani bisa mendapatkan hasil optimal karena produktivitas harus dimulai dari penggunaan benih yang benar,” jelas Rahmat.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan produktivitas perkebunan sawit rakyat, sekaligus memperkuat kontribusi sektor kelapa sawit terhadap perekonomian nasional.


Berita Sebelumnya
Pengendalian Biaya dan Praktik Keberlanjutan Topang Performa Astra Agro

Pengendalian Biaya dan Praktik Keberlanjutan Topang Performa Astra Agro

Ketatnya pasokan CPO telah mendorong harga jual rata-rata (Average Selling Price/ASP) sebesar 11% yoy dari Rp12.883 per kilogram menjadi Rp14.316 per kilogram pada 2025.

15 April 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *