
Di tengah meningkatnya tuntutan keberlanjutan dari negara-negara tujuan ekspor, jumlah pelaku usaha sawit yang telah memenuhi standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) masih sangat terbatas.
22 Juni 2026

Petani kelapa sawit di Bengkulu menghadapi tekanan berlapis. Di tengah penurunan harga tandan buah segar (TBS) di tingkat pabrik kelapa sawit (PKS), mereka juga harus menanggung potongan harga yang diterapkan pengumpul atau ramp sebelum hasil panen sampai ke pabrik.
20 Juni 2026

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP APKASINDO, Dr. Gulat Medali Emas Manurung, menegaskan bahwa pelatihan pembuatan pupuk organik bukan sekadar kegiatan teknis biasa. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan jawaban atas persoalan nyata yang dihadapi jutaan petani sawit Indonesia.
19 Juni 2026

Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) dalam mendorong peningkatan kesejahteraan petani dan pembangunan perkebunan sawit yang berkelanjutan di daerah.
19 Juni 2026

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian hari kedua kegiatan Workshop Praktik Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Solid dan Tandan Kosong Kelapa Sawit Ramah Lingkungan yang berlangsung pada 18–19 Juni 2026.
19 Juni 2026

Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPW APKASINDO) Provinsi Riau menggelar Workshop Praktik Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Solid dan Tandan Kosong Kelapa Sawit Ramah Lingkungan di Pekanbaru pada 18–19 Juni 2026.
19 Juni 2026

Ketua Umum DPP APKASINDO, Dr. Ir. Gulat Medali Emas Manurung, M.P., C.IMA., C.APO., mengajak seluruh petani sawit Indonesia untuk tetap menjaga persatuan. Jangan mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat memecah belah petani maupun mengganggu upaya perbaikan tata kelola industri sawit nasional.
19 Juni 2026

Menurut Suher, pupuk masih menjadi komponen biaya terbesar dalam usaha perkebunan kelapa sawit rakyat. Karena itu, APKASINDO Riau berupaya mencari alternatif yang lebih murah dan berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah sawit menjadi pupuk organik.
19 Juni 2026

Target tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau masa bakti 2025–2030 di Pekanbaru, Kamis (18/6/2026).
19 Juni 2026

Dalam sambutannya, KH Suher menegaskan bahwa kepengurusan periode kedua yang diembannya merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara kolektif oleh seluruh jajaran organisasi.
19 Juni 2026

Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPW APKASINDO) Provinsi Riau menggelar Workshop Praktik Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Solid dan Tandan Kosong Kelapa Sawit Ramah Lingkungan di Pekanbaru, 18–19 Juni 2026.
18 Juni 2026

Pemerintah terus mengawal harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit agar kembali memberikan keuntungan yang layak bagi petani. Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan perkembangan harga TBS yang sebelumnya mengalami penurunan namun kini mulai kembali normal.
18 Juni 2026

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan mayoritas perusahaan sawit telah menyesuaikan kembali harga pembelian TBS sesuai kisaran normal yang ditetapkan pemerintah daerah melalui Peraturan Gubernur (Pergub), yakni berkisar antara Rp3.200 hingga Rp3.600 per kilogram, tergantung wilayah masing-masing.
17 Juni 2026

Kegiatan yang ditayangkan secara khusus selama tiga episode ini menjadi wadah edukasi publik sekaligus forum diskusi strategis untuk membahas berbagai isu penting yang berkaitan dengan industri kelapa sawit nasional dan kesejahteraan petani sawit Indonesia.
15 Juni 2026

Pemanfaatan compressed biomethane gas (CBG) dari limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME) dinilai berpotensi besar mendukung transisi energi Indonesia sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor liquefied natural gas (LNG).
15 Juni 2026

Pemerintah mulai mempercepat konsolidasi tata kelola industri kelapa sawit nasional melalui penguatan keterkaitan sektor hulu dan hilir. Langkah ini menjadi bagian dari tindak lanjut Proyek Strategis Nasional (PSN) Percepatan Penguatan Tata Kelola, Hilirisasi, dan Ekosistem Agribisnis Kelapa Sawit yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto.
15 Juni 2026


