
Sejumlah Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) dari berbagai daerah menyambut positif penyelenggaraan International Oil Palm Smallholder (IOPS) Forum 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada 27–29 Agustus 2026.
26 Agustus 2026

Penerimaan pungutan ekspor komoditas kelapa sawit diproyeksikan mencapai Rp41,22 triliun hingga akhir 2026. Proyeksi tersebut meningkat 30,84 persen dibandingkan penerimaan pada tahun sebelumnya.
26 Agustus 2026

Pemerintah mempercepat program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk meningkatkan produktivitas kebun sekaligus menjaga keberlanjutan industri kelapa sawit nasional. Percepatan program ini dibarengi penguatan sumber daya manusia (SDM) agar industri sawit memiliki tenaga kerja yang semakin kompetitif.
26 Agustus 2026

Nusantara, Indonesia’s new capital, is set to become a meeting point for palm oil smallholders from across Indonesia and several major producing countries as the International Oil Palm Smallholder (IOPS) Forum 2026 takes place on August 27–29, 2026.
26 Agustus 2026

Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Papua Pdt. Albert Yoku, S.Th. menyambut positif penyelenggaraan International Oil Palm Smallholder (IOPS) Forum 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada 27–29 Agustus 2026.
25 Agustus 2026

Petani kelapa sawit di Sulawesi menyoroti masih adanya ketimpangan harga tandan buah segar (TBS) antara wilayah Indonesia bagian barat dan timur. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat percepatan pengembangan perkebunan sawit di kawasan timur Indonesia.
25 Agustus 2026

Dana Bagi Hasil (DBH) sawit yang dialokasikan kepada daerah penghasil kelapa sawit dinilai perlu diperjelas, terutama terkait sasaran dan mekanisme pemanfaatannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani sawit swadaya.
25 Agustus 2026

Penerimaan dari pungutan ekspor sektor kelapa sawit melonjak sepanjang paruh pertama 2026. Hingga akhir Juli, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mencatat dana yang dihimpun mencapai Rp27,81 triliun.
25 Agustus 2026

Ketua Panitia Pelaksana International Oil Palm Smallholder (IOPS) Forum 2026, Dr. (cn) Djono A. Burhan, S.Kom, MMgt (Int. Bus), CC, CL, mengatakan persiapan pelaksanaan forum internasional petani sawit di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, terus dimatangkan.
25 Agustus 2026

Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah cair pabrik kelapa sawit (PKS) tidak lagi semata dipandang sebagai residu yang harus dibuang. Dengan pengelolaan dan teknologi yang tepat, POME berpotensi dimanfaatkan menjadi sumber biogas, energi terbarukan, bahan organik, sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular di industri kelapa sawit.
25 Agustus 2026

Pemerintah mendorong perluasan Program Beasiswa Kelapa Sawit dengan menaikkan jumlah penerima dari sekitar 5.000 mahasiswa menjadi 20.000 mahasiswa. Perluasan ini diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia yang menopang industri kelapa sawit nasional.
25 Agustus 2026

International Oil Palm Smallholders (IOPS) Forum 2026 menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kerja sama petani sawit, baik di tingkat nasional maupun internasional.
25 Agustus 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan kategori rendah hingga menengah pada September-November 2026. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pelaku perkebunan, terutama di wilayah sentra kelapa sawit.
24 Agustus 2026

Penguatan tata kelola industri kelapa sawit nasional dinilai perlu terus dilakukan melalui kebijakan yang terarah, transparan, dan mampu memberikan kepastian bagi petani. Salah satu langkah yang dinilai penting adalah percepatan pembentukan Bursa Sawit Indonesia.
24 Agustus 2026

Hilirisasi kelapa sawit membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas. Pelaku usaha tidak lagi hanya berperan sebagai produsen bahan mentah, tetapi dapat mengembangkan produk turunan bernilai tambah dan memperluas pasar hingga tingkat internasional.
24 Agustus 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi ketersediaan air bagi tanaman di sebagian besar wilayah Indonesia berada pada kategori kurang selama September-November 2026.
24 Agustus 2026