
Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) menyoroti dua ancaman besar bagi keberlanjutan perkebunan sawit rakyat, yakni serangan penyakit Ganoderma dan anjloknya harga tandan buah segar (TBS) petani.
31 Mei 2026

Dalam kegiatan tersebut, APKASINDO menyembelih sebanyak tiga ekor sapi kurban yang selanjutnya dagingnya dimasak untuk makan siang bersama serta dibagikan kepada peserta kegiatan, anak-anak yatim, dan karyawan.
30 Mei 2026

Dalam surat tersebut, pemerintah daerah menilai kebijakan pusat mengenai tata kelola ekspor sumber daya alam tidak boleh dijadikan alasan untuk melemahkan posisi tawar petani sawit. Pemprov juga meminta stabilitas harga TBS tetap dijaga di tengah masa transisi kebijakan nasional.
29 Mei 2026

Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives ditutup menguat pada perdagangan Kamis (28/5/2026).
29 Mei 2026

Di Kabupaten Dharmasraya, petani mengaku harga sawit hanya dihargai Rp1.100 per kilogram, bahkan di Kabupaten Pesisir Selatan turun hingga Rp600 per kilogram.
29 Mei 2026

Pemerintah mulai bersikap keras terhadap pabrik kelapa sawit (PKS) yang membeli tandan buah segar (TBS) petani di bawah harga ketetapan pemerintah daerah. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan izin usaha PKS dapat dicabut apabila terbukti melanggar aturan pembelian TBS.
29 Mei 2026

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin meminta Satgas Pangan Polri bertindak tegas. Permintaan itu ditujukan kepada perusahaan pengolahan kelapa sawit atau PKS.
29 Mei 2026

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Perkebunan mengeluarkan surat himbauan terkait menjaga stabilitas harga tandan buah segar (TBS) sawit pasca munculnya kebijakan tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) melalui satu pintu oleh BUMN.
27 Mei 2026

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengeluarkan imbauan kepada pelaku industri sawit agar menjaga stabilitas harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tengah berkembangnya wacana kebijakan ekspor komoditas strategis melalui satu pintu oleh BUMN PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
27 Mei 2026

Menurutnya, APKASINDO tidak hanya hadir sebagai organisasi petani sawit, tetapi juga harus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan seluruh petani sawit Indonesia, khususnya petani swadaya yang selama ini masih menghadapi banyak keterbatasan.
26 Mei 2026

Ketua Umum DPP APKASINDO, Dr. Gulat Medali Emas Manurung, MP., C.IMA., C.APO., menyebut kondisi petani sawit saat ini sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan cepat.
26 Mei 2026

Ia menilai IPB memiliki kapasitas untuk menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi sawit nasional. Menurut dia, potensi sawit Indonesia masih jauh lebih luas dibanding sekadar komoditas ekspor mentah.
26 Mei 2026

Menurut dia, respons pasar yang berlebihan terlihat dari ketidaksesuaian antara harga TBS di tingkat petani dengan pergerakan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia. Di pasar internasional, harga CPO disebut masih bertahan tinggi dan bahkan cenderung menguat.
26 Mei 2026

Menjelang pertemuan itu, APKASINDO menggelar rapat virtual bersama 22 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Indonesia pada Minggu (24)5/2026). Dalam rapat tersebut, Dr. Gulat meminta seluruh pengurus daerah menyampaikan perkembangan terbaru harga TBS di masing-masing wilayah.
25 Mei 2026

Ketua DPW APKASINDO Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Surisman, menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi dan memperjuangkan kepentingan petani sawit swadaya di Bangka Belitung, terutama di tengah kondisi harga tandan buah segar (TBS) yang berfluktuasi dan cenderung tertekan.
25 Mei 2026

Dalam surat tersebut, Pemkab Siak menegaskan bahwa pemerintah daerah mencermati adanya reaksi pasar berupa penurunan harga TBS sawit secara signifikan di tingkat pekebun. Padahal, harga crude palm oil (CPO) dunia yang menjadi dasar penetapan harga TBS disebut hanya mengalami penurunan tipis dan tidak signifikan.
25 Mei 2026


