
Provinsi Jambi memiliki modal besar untuk mengembangkan industri kelapa sawit dari sekadar penghasil bahan baku menjadi pusat nilai tambah hijau di Pulau Sumatera. Transformasi tersebut dinilai perlu diarahkan hingga 2045 dengan menggabungkan penguatan sektor hulu, hilirisasi industri, digitalisasi, ekonomi sirkular, serta pembangunan agroindustri yang berkelanjutan.
12 Agustus 2026

Peningkatan produktivitas menjadi salah satu pekerjaan besar dalam pengembangan perkebunan kelapa sawit Provinsi Jambi. Dengan luas areal yang telah mencapai lebih dari 1,1 juta hektare, pengembangan sawit ke depan dinilai tidak lagi perlu mengandalkan ekspansi lahan, melainkan peningkatan produktivitas melalui peremajaan dan modernisasi budidaya.
12 Agustus 2026

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong koperasi sektor perkebunan tidak hanya berperan sebagai pengelola kebun dan pemasok tandan buah segar (TBS), tetapi mulai masuk ke industri pengolahan dengan memiliki dan mengelola pabrik minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).
12 Agustus 2026

Pondok Pesantren Al Amin Dumai memperkenalkan inovasi hilirisasi sawit melalui program Santripreneur Sawit Indonesia dalam Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) Ke-4 2026 di SKA Co Ex Pekanbaru, Riau.
12 Agustus 2026

Pengembangan bahan bakar berbasis sawit kini tidak hanya menyasar kendaraan darat. Indonesia juga mulai menyiapkan bahan bakar untuk pesawat melalui J100.
12 Agustus 2026

Hilirisasi kelapa sawit di Provinsi Jambi harus memberikan manfaat langsung kepada petani. Pembangunan industri pengolahan tidak boleh membuat petani hanya berperan sebagai pemasok bahan baku, sementara nilai tambah terbesar justru dinikmati pelaku usaha di sektor hilir.
12 Agustus 2026

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) membangun ekosistem kelapa sawit yang melibatkan koperasi dan petani. Model pengelolaan perkebunan rakyat yang diterapkan Federal Land Development Authority (Felda) Malaysia dinilai dapat menjadi salah satu rujukan.
12 Agustus 2026

Gelaran Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 di Pekanbaru mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para pekebun sawit swadaya. Antusiasme tersebut dinilai menunjukkan tingginya kebutuhan pelaku sawit terhadap informasi, inovasi, teknologi, hingga produk terbaru yang berkembang di industri kelapa sawit.
12 Agustus 2026

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dinilai tidak lagi sekadar kewajiban perusahaan, tetapi bagian penting dari strategi meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan industri kelapa sawit. Perlindungan terhadap pekerja juga dianggap dapat memperkuat daya saing industri sawit Indonesia di pasar global.
12 Agustus 2026

Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meremajakan perkebunan kelapa sawit rakyat seluas 58,3 hektare. Program tersebut menyasar kebun milik anggota Koperasi Sawit Sumber Rezeki di Desa Air Batu Buding, Kecamatan Badau.
11 Agustus 2026

Limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) berpotensi memiliki nilai tambah baru. Senyawa lignin yang terkandung di dalamnya dapat diolah menjadi material berukuran nano dan digunakan sebagai adsorben untuk mengurangi pencemaran logam berat, termasuk ion timbal (Pb²⁺) di perairan.
11 Agustus 2026

Program mandatori biodiesel B50 dinilai semakin memperbesar tekanan terhadap pasokan minyak sawit nasional. Di saat kebutuhan CPO untuk energi meningkat, industri sawit juga harus memenuhi permintaan untuk pangan, hilirisasi, dan ekspor.
11 Agustus 2026

Dalam satu dekade terakhir, harga minyak sawit dunia menunjukkan tren peningkatan. Rata-rata harga minyak sawit dunia (c.i.f Rotterdam) pada tahun 2015 sekitar USD 615 per ton dan mengalami peningkatan dua kali lipat menjadi USD 1,234 per ton tahun 2025. Bahkan pada paruh pertama tahun 2026 tercatat sebesar USD 1,466 per ton, atau naik 19 persen dari rata-rata harga tahun 2025.
11 Agustus 2026

Tren pergerakan harga minyak sawit dunia tersebut juga ditransmisikan ke pergerakan harga minyak sawit (CPO) dan Tandan Buah Segar (TBS) di Indonesia. Harga CPO domestik (KPBN) meningkat dari Rp8.166 per kilogram menjadi Rp14.229 per kilogram pada periode 2015–2025.
11 Agustus 2026

Pemerintah Provinsi Lampung memperketat peredaran benih kelapa sawit dengan mensertifikasi para penangkar lokal. Langkah ini dilakukan untuk mencegah petani menggunakan benih palsu atau bermutu rendah yang berisiko membuat tanaman tidak produktif ketika memasuki masa panen.
11 Agustus 2026

Limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal diubah menjadi peluang bisnis oleh mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP). Melalui inovasi bernama SUWIIT (Smart Livestock Integrated Technology), tiga mahasiswa UNDIP mengembangkan pakan ternak berbasis TKKS yang dipadukan dengan teknologi digital.
11 Agustus 2026